Home » Perangkat » Pertumbuhan Google TV Terancam Karena Samsung dan LG Buka Tizen dan WebOS untuk TV Lain

Pertumbuhan Google TV Terancam Karena Samsung dan LG Buka Tizen dan WebOS untuk TV Lain

Ikuti kita di Google News. Donasi mulai dari Rp2.500 di sini

Terakhir diperbarui pada 16/10/2022 oleh Timotius Ari

LayarHijau.com—Pasar smart TV saat ini dikuasai oleh beberapa platform terkenal. Seiring berjalannya waktu, para pemain kecil semakin sulit bersaing. Sekarang, Google TV menghadapi sebuah tantangan baru karena Samsung dan LG mulai menyediakan platform Tizen dan WebOS untuk brand smart TV lainnya.

Galeri Video

Samsung dan LG mengumumkan minggu lalu jika mereka akan memperluas ketersediaan sistem operasi smart TV mereka, Tizen dan WebOS ke produsen TV lainnya. Platform itu akan dilisensikan ke brand lain. Sebelumnya, Tizen dan WebOS hanya tersedia untuk smart TV buatan masing-masing perusahaan.

Untuk kasus LG, WebOS Hub akan diperluas untuk jaringan 200 brand rekanan termasuk beberapa brand seperti Seiki, Eko, Stream System, Konka, Aiwa dan Hyundai. Tapi, pengalaman WebOS pada ratusan brand itu tidak akan sama dengan pengalaman pada TV LG. WebOS untuk ratusan brand TV lain itu adalah WebOS yang sudah dimodifikasi.

“webOS Hub memungkinkan brand lain mengkostumisasi tampilan antar muka (user interface/UI) dalam berbagai cara, seperti mengubah Home screen dengan memilih skema warna tertentu, memakai gaya visual yang sesuai dengan identitas mereka atau memasukkan sebuah logo. Dengan menyediakan kemampuan untuk memodifikasi webOS Hub, LG memampukan produsen smart TV untuk membedakan tawaran mereka sambil menawarkan pengalaman pengguna yang lebih ekspansif dan bisa dinikmati,” jela s LG dilansir dari 9to5Google.

Dibaca 16 kali, 1 kunjungan hari ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top