Home » Serial TV » Berita » Drama Everyone Loves Me: Para Penonton di China Sebal terhadap Lin Yi Gegara Buat Zhou Ye Menangis

Drama Everyone Loves Me: Para Penonton di China Sebal terhadap Lin Yi Gegara Buat Zhou Ye Menangis

Ikuti kita di Google News. Donasi mulai dari Rp2.500 di sini

Terakhir diperbarui pada 05/03/2024 oleh Timotius Ari

LayarHijau.com—Zhou Ye membintangi tiga drama hits tahun lalu seperti Back from the Brink, Scent of Time dan Love Me, Love My Voice. Sekarang, drama barunya dengan Lin Yi, Everyone Loves Me juga menjadi drama hit. Dalam tiga hari penayangannya, drama itu menduduki posisi pertama daftar popularitas drama di China.

Galeri Video

Penjelasan di bawah mengandung spoiler.

Baru-baru ini, alur cerita Everyone Loves Me terasa menyayat hati. Karakter yang diperankan Zhou Ye, Yue Qianling memutuskan mengungkapkan rasa cintanya pada Gu Xun yang diperankan Lin Yi. Dia memilih melakukannya setelah upacara wisuda. Tapi Gu Xun dengan dingin dan kejam menolak cinta wanita itu.

Terlihat tegar paska penolakan itu, Yue Qianling menangis tersedu-sedu saat berada di kamar asrama. Akting Zhou Ye begitu menyakinkan dan alami hingga membuat para penonton di China ikut menangis. Berkat adegan itu, akting sang aktris memperoleh pujian. Beberapa penonton beranggapan jika akting menangis ini lebih baik dibandingkan saat dia membintangi drama Scent of Time bersama dengan Wang Xingyue.

Dalam beberapa episode pertama, kita diperlihatkan dengan usaha Yue Qianling untuk mendekati Gu Xun. Dia berpura-pura menjadi seorang wanita yang lemah lembut berdasarkan saran temannya. Dia kemudian memutuskan menyatakan cintanya setelah upacara wisuda.

Saat itu, Gu Xun sebagai mahasiswa teladan diminta untuk memberikan pidato dan panitia memasang klip mikrofon pada baju pria itu. Saat menolak cinta Yue, dia tidak mencopot klip itu sehingga kata-katanya terdengar oleh seluruh mahasiswa di sana. Jadi seisi universitas tahu jika Gu Xun menolak cinta Yue. Padahal Yue selama ini memiliki reputasi sebagai salah satu mahasiswi cantik dan populer yang dikejar-kejar banyak pria.

Di depan umum, Yue terlihat tegar dengan penolakan Gu Xun. Sekalipun para wisudawan dan wisudawati di sana terlihat membahas penolakan Gu Xun saat Yue masih ada di kampus. Bahkan saat dia pulang ke asrama di bawah derasnya hujan yang turun, wanita itu tetap tegar. Tapi begitu dia berada di kamarnya, dia tidak kuasa menahan air mata dan menangis saat melihat lukisan Gu Xun yang dia gambar sendiri. Akting Zhou Ye terlihat begitu alami hingga menggerakkan hati para penonton.

Sekalipun adegan ini merupakan adegan yang kejam bagi sebagian penonton, nuansa keseluruhan drama ini sebenarnya adalah nuansa yang lucu dan romantis. Tapi kekejaman yang dialami Yue segera terbalaskan. Gu Xun dan Yue sebenarnya adalah teman setim dalam game FPS online, tapi keduanya tidak menyadari hal ini. Gu Xun memakai nama Idola Kampus, sedangkan Yue memakai nama Kue Tambang Ketan. Gu Xun menyukai Kue Tambang Ketan tanpa mengetahui jika Kue Tambang Ketan adalah Yue. Saat bermain dengan timnya, Yue kemudian menceritakan jika dia ditolak cintanya oleh pria yang dia taksir. Awalnya Gu Xun merasa gembira karena wanita yang dia sukai ditolak cintanya.

Tapi Yue kemudian mengungkapkan jika pria yang menolaknya bernama Gu Xun. Pria itu dan anggota tim lainnya akhirnya sadar jika Kue Tambang Ketan adalah Yue dan pria yang dia sukai adalah Gu Xun. Kegembiraan pria itu berubah menjadi penyesalan dan ketakutan karena dia menolak Yue dengan begitu kejamnya.

Beberapa waktu kemudian, Yue yang sakit hati dengan penolakan kejam Gu Xun mulai memutuskan menjauhi pria itu dan bersikap apa adanya di depan Gu Xun. Kisah cinta yang ironis, menyayat hati dan lucu ini membuat para penonton kecanduan dan penasaran bagaimana perkembangan hubungan dua karakter utama ini.

Di satu sisi, para penonton di China memuji akting Zhou Ye yang menyakinkan. “Saya pikir ini adalah drama manis, tapi tanpa diduga saya ikut menangis melihat pengakuannya ditolak,” tulis seorang penonton di Weibo.

“Adegan menangis Zhou Ye benar-benar menyakinkan dibandingkan adegan tangis dalam Scent of Time. Adegannya lebih menyayat hati!” puji seorang penonton.

Tapi beberapa penonton juga meluapkan kekesalan mereka terhadap Gu Xun. “Karakter utama pria sangat jahat, tidak apa-apa menolak orang lain. Tapi bahkan tidak menyadari jika masih memakai mikrofon,” kritik penonton lainnya.

“Tidak heran Zhou Ye membencinya, terlalu kejam menolak pengakuan cinta di depan seluruh kampus,” komentar seorang penonton.

“Saya ingin melihat Zhou Ye menyiksa Lin Yi!” tulis seorang pengguna.

Sumber: upmedia.mg

Dibaca 51 kali, 1 kunjungan hari ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top