Home » Serial TV » Berita » Drama In Blossom: Ini Respons Media dan Para Netizen di China

Drama In Blossom: Ini Respons Media dan Para Netizen di China

Ikuti kita di Google News. Donasi mulai dari Rp2.500 di sini

Terakhir diperbarui pada 18/03/2024 oleh Timotius Ari

LayarHijau.com—Drama In Blossom tayang di Youku dan memasangkan Liu Xueyi dengan Ju Jingyi dalam drama percintaan berbalut pemecahan kasus misteri. Lantas bagaimana respons para netizen dan media di China terhadap drama itu?

Galeri Video

Begitu tayang drama itu dengan cepat memperoleh skor index 10.000 di Youku. Drama itu menjadi drama tercepat yang memperoleh skor sebanyak itu tahun ini. Para penonton memuji drama itu untuk plot cerita yang ringkas, setting karakter yang menarik dan akting Liu Xueyi dan Ju Jingyi.

Dalam In Blossom, Liu Xueyi memerankan Pan Yue, sedangkan Ju Jingyi memerankan dua karakter. Karakter pertama adalah Shangguan Zhi dan karakter kedua adalah Yang Cai Wei. Pada beberapa episode awal, sosok Yang Cai Wei diperankan Zheng He Huizi. Yang Cai Wei dan Pan Yue dijodohkan oleh kaisar saat mereka kecil untuk dinikahkan kelak saat dewasa.

Tapi keluarga Yang difitnah dan diasingkan karena ayah Yang Cai Wei, menteri keadilan menyelidiki sebuah organisasi berbahaya dan misterius. Dalam perjalanan menuju pengasingan, keluarga Yang dicegat oleh kawanan perampok dan dibunuh. Meyisakan Yang Cai Wei sebagai satu-satunya yang selamat sekalipun dengan luka di wajahnya.

Pan Yue mencari Yang Cai Wei saat dewasa dan bersikeras menikahi wanita itu. Sedangkan Shangguan Zhi adalah adik pengusaha kaya Shangguan Lan yang terobsesi dengan Pan Yue. Sosok Shangguan Zhi digambarkan sebagai wanita jahat yang menghalalkan segala cara untuk memperoleh cinta pria itu. Termasuk menculik Yang Cai Wei dan dengan sihir menukar jiwa mereka. Malangnya pada hari pernikahan, Shangguan Zhi yang ada dalam tubuh Yang Cai Wei terbunuh dengan Pan Yue sebagai tersangka utama. Yang Cai Wei yang sekarang berada dalam tubuh Shangguan Zhi memutuskan balas dendam pada Pan Yue.

Sekalipun memperoleh skor indeks 10.000 di Youku. Tapi drama ini juga memperoleh kritikan terutama pada akting dan penampilan Ju Jingyi. Beberapa netizen awalnya menyukai chemistry antara Liu Xueyi dan Zheng He Huizi. Sekalipun berstatus sebagai bintang tamu dalam drama itu, akting Zheng He Huizi dianggap mampu menghidupkan karakter Yang Cai Wei.

Zheng He Huizi dipuji untuk akting dan penampilannya

Tapi kemudian, dia digantikan dengan Ju Jingyi dalam beberapa episode berikutnya. Beberapa netizen menyesalkan hal ini. Mereka kemudian juga membandingkan kedua aktris itu yang akhirnya menimbulkan gesekan antara penggemar Ju Jingyi dan Zheng He Huizi di China.

Sebuah artikel di Sohu juga menyoroti beberapa hal terkait karakter Ju Jingyi dalam drama itu. Dia dianggap tidak mengalami peningkatan dalam hal akting dari beberapa drama yang dia bintangi sebelumnya. Selain itu, riasan sang aktris juga dianggap tidak berubah dalam semua drama yang dia bintangi.

“Saya awalnya berpikir jika drama yang dibintangi Ju Jingyi berperforma buruk karena penulis naskah bermasalah dengan ceritanya, sutradaranya punya kemampuan yang buruk dalam mengarahkan dan kru tidak punya uang untuk adegan dengan pemandangan alam. Ada 100 alasan kenapa drama yang dibintangi Ju Jingyi buruk,” tulis artikel itu.

“Tapi dalam In Blossom, dengan sutradara yang sama, penulis naskah yang sama, lokasi yang sama, dan pemeran utama pria yang sama, penampilan Zheng He Huizi dipuji. Tapi saat diganti dengan Ju Jingyi ada banyak keluhan,” lanjut artikel tersebut.

Sang penulis artikel berargurmen jika salah satu penyebab kegagalan ini adalah riasan Ju Jingyi yang seolah semi permanen dalam setiap drama. “Rambut yang indah, bibir seperti kaca, poni seperti bunga dan dua alis tebal adalah ciri khas Ju Jingyi dalam semua drama kostum,” tulis sang penulis.

Dalam argumennya, jika orang tidak mengenal Ju Jingyi, mereka beranggapan jika dia adalah blogger kecantikan yang membagikan tips kecantikan dalam drama kuno. Bukan seorang aktris. Padahal seorang aktris tidak dinilai dari seberapa cantik dirinya tapi kemampuan menyesuaikan penampilan dengan tuntutan naskah.

Lebih jauh artikel itu mempertanyakan apakah tim drama tidak memiliki kepala tata rias dan kostum? Apakah sutradara tidak akan mengarahkan Ju Jingyi untuk memakai riasan dan kostum sesuai tuntutan naskah? Sepertinya Ju Jingyi punya kekuasaan yang lebih yang kuat dibandingkan sang sutradara hingga kostum dan riasannya hampir selalu sama dalam setiap drama.

Hal ini berbeda bila kita bandingkan dengan penampilan Zheng He Huizi saat memerankan karakter utama. Dengan bekas luka yang besar di wajah dan pakaian yang kumuh, sang aktris mampu menunjukkan kualitas karakter Yang Cai Wei. Tapi bahkan saat Ju Jingyi kemudian memerankan karakter yang sama dan diperlihatkan memilih pakaian kumuh, pakaian yang dia kenakan masih tidak bisa disebut kumuh.

Ju Jingyi sebagai Shangguan Zhi
Netizen di China suka akting Ju Jingyi sebagai sosok jahat


Sedangkan media yang lain, 1905.com mengungkap jika para netizen di China memuji akting Ju Jingyi sebagai Shangguan Zhi yang jahat. Mereka beranggapan jika akhirnya Ju Jingyi memperlihatkan akting yang berbeda sebagai sosok yang jahat dan beranggapan jika peran itu lebih cocok untuknya.

Para netizen memuji Ju Jingyi yang berani mengambil peran yang berbeda dari drama sebelumnya. Tapi mereka kemudian menyayangkan fakta jika dia akhirnya memerankan Yang Cai Wei. Dengan kata lain, dia kemudian kembali memerankan sosok baik dan berada di zona nyaman.

Dibaca 113 kali, 1 kunjungan hari ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top