Dora the Explorer akan berpetualang menjelajahi bioskop Indonesia dan dunia mulai Jumat (9/8) lewat film live actionnya, Dora and the Lost City of Gold. Film ini diadaptasi dari serial animasi Nickelodeon yang tayang belasan tahun.
Tapi ada beberapa perubahan besar pada karakter berotak cerdas kita (diperankan oleh Isabela Moner).
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Dira bukan lagi anak berusia 6 tahun. Sekarang dia jauh lebih tua. USA Today menanyakan hal ini pada sang sutradara James Bobin.
Sifat masih sama
“Dia 16 tahun tapi bersikap sama dengan dirinya saat berusia 6 tahun. Dia super positif dan dunia belum mematahkan semangatnya. Tidak seperti remaja lainnya, dia tidak minder, tidak ragu-ragu. Itulah yang membuat Dora berbeda dari remaja lainnya,” ujar James.
Dora masih suka keluar dari dinding keempat
Serial animasi itu dikenal karena Dora kerap bertanya pada para penonton untuk mengulang bahasa Spanyol atau pertanyaan dasar dalam bahasa itu. Misalnya siapa namamu? Perilaku Dora ini disebut keluar dari dinding keempat. Istilah untuk karakter film, animasi dan komik yang sadar akan adanya penonton atau pembaca.
Lost City menjadikan hal ini sebagai parodi dalam prolog selama makan malam keluarga. Dora kecil ( Madelyn Miranda) melihat ke arah kamera dan bertanya, “Bisakah kalian berkata delioso?”
Bingung, kedua orang tuanya bertanya kepada siapa Dora bicara dan beranggapan jika Dora berkhayal.
Dora melakukan hal serupa beberapa kali sepanjang awal film. “Tidak di sepanjang film karena kami tidak ingin itu mengganggu narasi cerita. Tapi saya memang ingin para penonton tahu jika ini adalah gadis yang sama dengan yang ada dalam serial animasi, jadi saat kami pertama melihat Isabela, hal pertama yang dia lakukan adalah memandang kamera dan berkata, “Hi, Aku Dora! Aku dikejar oleh seekor gajah marah.”
Selain usia, ada perbedaan lainnya. Tas punggung Dora dalam film tidak bisa bicara seperti yang ada dalam animasi.
“Tas punggung itu ajaib karena kapasitasnya yang tidak terbatas, tapi tidak bisa bicara karena kami pikir itu terlalu berlebihan di dunia nyata. Film ini berada di realitas yang dilebih-lebihkan, jadi kami ingin menjaga nuansa film di dalam hal yang sedikit masuk akal,” terang James.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


