Terakhir diperbarui pada 08/01/2022 oleh Vincent Kristiagung
Electronic Entertainment Expo atau yang lebih dikenal dengan sebutan E3, sekali lagi akan digelar secara online pada tahun 2022. Hal ini dikonfimasi langung oleh pihak penyelenggara, Electronic Software Association (ESA) pada Kamis (6/01/21) karena khawatir terhadap resiko varian virus baru Omicron.
“Karena risiko kesehatan yang sedang berlangsung seputar COVID-19 dan potensi dampaknya terhadap keselamatan peserta pameran dan peserta, E3 tidak akan diadakan secara langsung pada tahun 2022,” kata ESA kepada GamesBeat.
E3 merupakan salah satu pagelaran pameran video game tahunan terbesar di dunia yang mempertemukan para developer, publisher, gamer bahkan para investor. Namun, sejak pandemi berlangsung, event ini hanya digelar secara daring terutama untuk tahun 2020 dan 2021.
Tahun lalu, ESA sempat merencanakan E3 2022 akan digelar secara langung. Namun, sejak Desember, varian omicron COVID-19 telah menyebar dengan cepat dan kembali mengganggu aktifitas bisnis, perjalanan, pendidikan, bahkan layanan kesehatan. Di Amerika Serikat sendiri sudah ada ratusan ribu infeksi baru setiap hari, tempat dimana diadakannya E3. Oleh karena itu, event yang pertama kali diselenggarakan pada 1995 ini batal diadakan secara tatap muka. Namun, ESA tetap antusias menyelenggarakan acara ini walaupun akan digelar cecara online.
“Kami tetap bersemangat tentang masa depan E3 dan berharap untuk mengumumkan lebih banyak detail dengan segera,” ungkap pernyataan ESA.