LayarHijau.com — Sekalipun drama The First Frost sudah tamat beberapa waktu yang lalu, efek yang ditinggalkan drama itu di hati para penggemarnya masih membekas hingga sekarang. Para penggemar masih belum bisa move on dari chemistry antara Bai Jingting dan Zhang Ruonan. Chemistry keduanya di depan layar menciptakan grup penggemar CP (couple pairing) yang meyakini jika keduanya terkena cinlok atau cinta lokasi.
Sebelumnya LayarHijau pernah menulis berita tentang teori para penggemar CP ini soal dugaan hubungan asmara antara Bai Jingting dan Zhang Ruonan. Hingga kini, para penggemar CP tersebut masih sering membahas berbagai hal yang mereka yakini sebagai “kode-kode rahasia” bahwa keduanya menjalin hubungan spesial. Namun, semua dugaan ini murni berasal dari para penggemar dan belum pernah dikonfirmasi secara resmi oleh pihak terkait.
Tanggal 20 Mei di China dirayakan sebagai Hari Valentine versi mereka. Alasannya karena angka 520 memiliki pengucapan dalam bahasa Mandarin yang mirip seperti kalimat “Aku cinta padamu” (wǒ ài nǐ). Jadi pada tanggal itu, para netizen di China memanfaatkan momen untuk mengungkapkan cinta. Para penggemar CP pun kembali menyoroti kedua bintang ini yang dianggap memberi “kode manis” lewat media sosial, tulis Upmedia.
Tepat pukul 17:20, Zhang Ruonan mengunggah foto dirinya mengenakan kaus biru dari brand streetwear milik Bai Jingting, GOODBAI. Dalam salah satu foto, ia terlihat memberikan kedipan mata yang dianggap menggoda. Kaus ini sebelumnya juga ia pakai saat memainkan piano duet empat tangan bersama Bai Jingting dalam sebuah video promosi.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 18:00, Bai Jingting mengunggah foto dirinya juga dengan ekspresi kedipan mata—namun menggunakan mata yang berbeda dari Zhang Ruonan. Penggemar CP pun menafsirkan momen itu sebagai “balasan diam-diam” dari Bai Jingting. Mereka bahkan menyebut keduanya seperti foto profil couple yang saling melengkapi.

Yang lebih membuat penggemar heboh, Bai Jingting juga mengunggah foto sepasang burung Ruddy Shelduck yang sedang berjalan beriringan di tepi sungai. Burung ini dikenal sebagai simbol cinta sejati yang setia, sehingga unggahan tersebut oleh para penggemar dianggap sebagai isyarat cinta kepada Zhang Ruonan.

Zhang Ruonan sendiri tengah berada di Chongqing untuk menghadiri sebuah acara sejak 18 Mei. Studio resminya juga ikut meramaikan Hari 520 dengan membagikan sembilan foto cantik Zhang Ruonan di dalam mobil saat perjalanan menuju lokasi acara. Salah satu foto menunjukkan dirinya sedang mengedipkan mata kanan, yang oleh penggemar dianggap memperkuat spekulasi “kode cinta” tersebut.
Hal menarik lainnya, menu makan malam Bai Jingting di restoran mewah THE HALL milik Louis Vuitton di Chengdu juga ikut jadi bahan perbincangan. Ia menikmati menu “Four Hands Duet” dari dua chef—yang oleh penggemar kembali dihubungkan dengan duet piano empat tangan mereka.
Salah satu dessert-nya bahkan terdiri dari stroberi, bluberi (buah favorit karakter Zhang Ruonan di drama), dan kue berbentuk bukit putih. Beberapa penggemar menafsirkan bentuk ini sebagai simbol “Gunung Jingting” (nama belakang Bai Jingting), sekaligus referensi warna putih—karena “Bai” sendiri berarti putih dalam bahasa Mandarin.

Ini bukan pertama kalinya Bai Jingting memperbarui Instagram-nya tak lama setelah Zhang Ruonan mengunggah sesuatu. Momen “kode cinta” di Hari 520 ini pun semakin menguatkan keyakinan penggemar CP bahwa hubungan mereka tidak lagi hanya sebatas peran dalam drama. Tentu saja, semua ini masih berupa spekulasi dari penggemar dan belum ada konfirmasi dari kedua pihak.
Jadi bagaimana pendapat kalian tentang hal-hal yang diklaim para fans CP ini sebagai bukti hubungan asmara keduanya?










