LayarHijau.com – Aktor Tiongkok Liu Yuning, meraih kesuksesan yang fenomenal lewat drama A Journey to Love (一念关山) bersama Liu Shishi, kini sukses menorehkan prestasi di dunia seni peran. Beberapa drama berikutnya seperti The Story of Pearl Girl (珠帘玉幕) dan The Prisoner of Beauty (美人弓) juga meraih rating dan reputasi yang baik, membuat Liu Yuning naik ke jajaran aktor pria papan atas.
Belum lama ini, Liu Yuning menjalani wawancara eksklusif dengan Beijing Youth Daily. Dalam wawancara itu, ia secara blak-blakan mengungkap sisi rentannya sebagai seorang aktor. “Kalau tiga hari tidak ada pekerjaan, aku pasti langsung mulai live streaming,” kata Liu Yuning. Pengakuannya itu memicu perbincangan hangat di kalangan netizen. Banyak yang terkejut karena aktor idola yang mereka kagumi ternyata memiliki rasa tidak aman yang begitu besar.
Saat ini, Liu Yuning tengah membintangi drama A Dream Within a Dream (书梦) bersama Li Yitong. Drama ini menceritakan tentang Song Xiaoyu, seorang aktris kelas bawah yang secara tak sengaja masuk ke dalam dunia naskah drama yang ia bintangi, lalu menjadi sang tokoh tragis Song Yimeng. Dalam upayanya mengubah takdir, ia bertarung melawan skrip yang sudah ditentukan bersama Nan Heng, sang karakter pria utama yang awalnya dingin dan kejam. Namun seiring waktu, hubungan keduanya berubah menjadi kisah cinta yang penuh perjuangan.
Di drama ini, Liu Yuning memerankan dua karakter yang bertolak belakang. Ia menjadi Nan Heng, seorang pangeran kejam yang memanfaatkan tokoh utama wanita demi meraih kekuasaan. Di sisi lain, ia juga memerankan Li Shiliu, seorang ksatria misterius yang diam-diam melindungi Song Yimeng. Peran ganda ini benar-benar menguji kemampuan aktingnya.
Publik sudah lama tahu bahwa Liu Yuning bukan aktor yang lahir dari latar belakang profesional. Ia memulai kariernya sebagai penyanyi internet, pernah bekerja sebagai koki dan pelayan restoran. Demi mengejar impiannya menjadi penyanyi, ia bahkan sempat mengamen di jalanan untuk bertahan hidup. Baru setelah itu ia mulai dikenal publik, dan perlahan-lahan melebarkan sayap ke dunia seni peran.
Dalam wawancara tersebut, Liu Yuning dengan jujur mengaku bahwa dirinya sangat mudah cemas jika tidak ada pekerjaan. Ia merasa dunia tidak lagi membutuhkannya ketika harus beristirahat selama tiga hari. “Kalau aku benar-benar tidak ada kerjaan selama tiga hari, aku akan mulai live streaming, biar orang-orang tahu aku masih aktif di industri ini,” ujarnya.
Faktanya, selama masa transisinya dari penyanyi ke aktor, live streaming memang menjadi salah satu cara Liu Yuning untuk tetap menjaga eksistensinya dan membangun popularitas. Meski kini telah menjadi aktor papan atas, ia tetap mempertahankan kebiasaan itu. Banyak penggemar memujinya karena “tidak melupakan niat awalnya” dan menilai popularitasnya saat ini memang pantas ia dapatkan.
Selama live streaming, Liu Yuning biasanya menghabiskan waktu sekitar 3 sampai 4 jam. Ia tak hanya bernyanyi secara langsung, tetapi juga berbincang santai, membawakan monolog, mendalami karakter yang ia mainkan, hingga berinteraksi langsung dengan penggemar. Kadang-kadang ia juga memanfaatkan sesi tersebut untuk mempromosikan drama barunya. Jumlah penontonnya pun tak main-main, pernah tembus lebih dari 60 juta penonton dalam satu sesi.
Namun, setelah mulai syuting drama baru secara berturut-turut, jadwal kerjanya menjadi sangat padat. Para penggemar yang dulu rajin mendorongnya untuk siaran kini justru merasa kasihan dan melontarkan candaan, “Aturan tiga hari itu sudah nggak berlaku lagi! Kak Ning bahkan nggak sempat live.” Berdasarkan data yang beredar, sejak Juli 2025 lalu, Liu Yuning tercatat telah bekerja selama lebih dari 45 hari berturut-turut tanpa waktu untuk melakukan siaran langsung.










