Ending Drama Fated Hearts Timbulkan Perdebatan di Antara Penonton di China Karena Hal Ini

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama kostum Fated Hearts (一笑随歌) yang dibintangi Li Qin dan Chen Zheyuan resmi menayangkan episode terakhirnya pada Rabu (16/10). Bukannya menuai pujian semata, episode pamungkas drama ini justru memicu perdebatan hangat di media sosial Tiongkok. Sebagian penonton menganggap ending-nya indah dan penuh makna, sementara yang lain menilai kisah cinta antara dua tokoh utama berakhir terlalu menggantung.

Penjelasan di bawah mengandung spoiler tentang ending drama.

Dalam dua episode terakhir, Feng Suige (Chen Zheyuan) dan Fu Yixiao (Li Qin) memimpin pasukan untuk menghentikan perang besar antara Kerajaan Susha dan Kerajaan Jinxiu. Tujuan utama mereka adalah menyelamatkan Putri Feng Xiyang (Xia Meng), adik perempuan Feng Suige, yang menjadi korban politik setelah menikah dengan Xia Jingshi (Chen Heyi).

- Advertisement -

Dulu, Feng Xiyang rela menentang keluarganya demi cinta pada Xia Jingshi. Namun, pernikahan itu justru membawa penderitaan. Setelah mengetahui ayah dan kakaknya gugur, ia menanggung dendam dan terjerat dalam hubungan berbahaya dengan Kaisar Xia Jingyan (Qin Tianyu). Saat kekacauan mencapai puncaknya, Xia Jingshi yang dikuasai kebencian membunuh sang kaisar dan menyerang Feng Xiyang yang sedang mengandung. Tepat di saat kritis, Feng Suige datang menebasnya dalam pertempuran besar yang menentukan nasib dua kerajaan, tulis WZ Gossip Boy di Baijihao Baidu.

Kemenangan itu mengakhiri pertikaian, namun Feng Suige menolak naik takhta. Ia mendukung sang adik untuk menjadi ratu, lalu bersama Fu Yixiao memilih hidup sederhana di pegunungan, meninggalkan intrik istana dan peperangan.

Adegan penutup Fated Hearts memperlihatkan keduanya berdiri di puncak gunung menikmati pemandangan senja. Feng Suige memeluk Fu Yixiao dan berjanji, “Setelah masa berkabung tiga tahun berakhir, aku akan memberimu pernikahan terbesar di dunia.” Mereka lalu berciuman lembut, adegan yang membuat media sosial dipenuhi komentar penuh emosi.

- Advertisement -

Namun, justru di sinilah perdebatan muncul. Banyak penonton menilai kisah mereka tidak benar-benar tuntas karena tidak menampilkan adegan pernikahan yang dijanjikan. “Ending-nya manis tapi nggak lengkap, rasanya digantung di tengah bahagia,” tulis salah satu komentar populer di Weibo. Beberapa lainnya menilai dua episode terakhir terlalu banyak berfokus pada karakter pendukung, sehingga porsi romansa utama terasa kurang.

Meski begitu, sebagian penonton membela keputusan sutradara yang memilih akhir terbuka. “Itu bukan menggantung, tapi simbol kebebasan mereka setelah perang,” tulis seorang pengguna di platform Douban.

Apapun pandangannya, Fated Hearts berhasil menutup perjalanannya dengan meninggalkan kesan kuat di kalangan penonton. Tagar #一笑随歌大结局 (Ending Fated Hearts) sempat bertahan di daftar trending Weibo selama berjam-jam, membuktikan bahwa drama ini bukan hanya soal kisah cinta dua insan, tapi juga tentang pilihan untuk melepaskan tahta demi ketenangan hati.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments