Ending Drama Love in the Clouds, Hou Minghao dan Lu Yuxiao Suguhkan Ciuman Manis Ganda, Tapi Rating Turun Akibat Persaingan Ketat

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama kostum fantasi Love in the Clouds (入青雲) yang dibintangi Hou Minghao dan Lu Yuxiao akhirnya menayangkan episode terakhirnya pada Sabtu (26/10). Sayangnya, penayangan episode-episode akhir drama ini bertepatan dengan kehadiran tiga drama besar lain—Whispers of Fate (水龍吟) yang dibintangi Luo Yunxi, Sword and Beloved (天地劍心) yang dibintangi Cheng Yi, dan Blood River (暗河傳) yang dibintangi Gong Jun—sehingga membuat Love in the Clouds mengalami penurunan iklan dan rating di 13 episode terakhirnya.

⚠️ Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler untuk episode terakhir Love in the Clouds.

Padahal, drama ini sempat mencatat popularitas tinggi di awal penayangan. Berkat chemistry kuat antara Hou Minghao dan Lu Yuxiao, Love in the Clouds bahkan sempat menembus indeks popularitas di atas 10.000 di platform penayangan, menyaingi deretan drama besar lainnya seperti Fated Hearts (一笑隨歌) yang dibintangi Li Qin dan Chen Zheyuan, serta Yummy Yummy Yummy (宴遇永安) yang dibintangi Li Yunrui dan Wang Yinglu.

- Advertisement -

Namun, kelelahan penonton terhadap tema percintaan dalam drama kostum tampaknya berdampak pada performa Love in the Clouds di paruh akhir. Ketika tiga drama aksi dan fantasi besar tayang bersamaan, perhatian publik pun terpecah. Banyak netizen menilai bahwa Love in the Clouds memiliki jadwal rilis yang kurang tepat.

Dalam episode terakhir, karakter Ji Bozai (Hou Minghao) dan Ming Yi (Lu Yuxiao) akhirnya berhasil memecahkan formasi berbahaya bernama “Swallowing Heaven Array” (吞天陣) yang diciptakan oleh ayah Si Tu Ling (Yu Cheng’en). Formasi ini konon bisa menyerap energi seluruh alam demi kekuasaan atas enam dunia, dan hanya dapat dihancurkan oleh seseorang yang memiliki dua jenis kekuatan spiritual langka, “Lihen Heaven” dan “Huangliang Dream.”

Ji Bozai yang memiliki kedua kekuatan tersebut awalnya berencana mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan semua orang. Namun Ming Yi mengetahui rencananya dan bersikeras menemaninya menghadapi bahaya itu. Setelah keduanya berhasil memecahkan formasi tersebut, kekuatan spiritual mereka menembus ke tingkat tertinggi, dan hubungan mereka pun semakin mendalam.

- Advertisement -

Di sisi lain, karakter Si Tu Ling yang sejak awal mencintai Ming Yi akhirnya terjerumus ke jalan sesat setelah menelan pil jahat dan berubah menjadi iblis. Namun sebelum mati dalam pertempuran, ia kembali sadar dan menatap Ming Yi dengan penuh penyesalan. Ia berjanji, “Semoga di kehidupan berikutnya aku bisa lebih dulu menemukanmu, agar kita bisa saling mencintai.” Adegan ini membuat banyak penonton menitikkan air mata karena getir dan manisnya cinta yang tak tersampaikan.

Sementara itu, puncak romantisme antara Ji Bozai dan Ming Yi menjadi sorotan utama di akhir drama. Ji Bozai yang sebelumnya menghapus nama mereka dari Batu Jodoh untuk melindungi Ming Yi, akhirnya memintanya menuliskan nama mereka kembali setelah situasi aman. Dalam keadaan mabuk, ia dengan manja berkata ingin “meminta ciuman” dan mengakui perasaannya dengan kata-kata, “Aku suka padamu. Aku ingin bersamamu selamanya.” Sebagai balasan, Ming Yi langsung mencium Ji Bozai dua kali, disambut sorakan hangat dari penonton yang menyebut adegan itu sebagai “penutup paling manis tahun ini.”

Adegan keduanya di Batu Jodoh juga memicu reaksi lucu ketika batu itu “berbicara” dan menggoda mereka dengan ucapan, “Selamat untuk pasangan lama yang bersatu kembali.” Banyak warganet di platform Weibo berkomentar bahwa meski ending-nya klise, cara penyampaiannya terasa hangat dan romantis, membuat drama ini tetap dikenang karena pesona visual dan chemistry alami antara dua pemeran utamanya.

Meski performa rating Love in the Clouds merosot di bagian akhir akibat jadwal tayang yang padat, penonton sepakat bahwa pasangan Hou Minghao dan Lu Yuxiao berhasil membawa emosi yang kuat dan memikat. Banyak yang berharap keduanya akan kembali dipasangkan dalam proyek lain di masa depan.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments