Fakta Menarik Fight for Love: Produksi Mewah, Tayang Global, Rating Tangguh, dan Akting Kuat Jadi Magnet Penonton

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama Fight for Love (山河枕) resmi tayang pada 30 Oktober 2025 di platform Tencent Video untuk penonton Tiongkok dan WeTV untuk penonton global. Dibintangi oleh Victoria Song (Song Qian) dan Ding Yuxi, drama ini langsung menyita perhatian publik karena memadukan skala produksi yang mengagumkan dengan jalan cerita penuh intrik dan emosi yang mengalir tajam.

Dari segi produksi, drama ini dikenal tak main-main dalam menghidupkan dunia fiksinya. Tim produksi membangun total 176 set lokasi berbeda, menonjol dengan replika megah kediaman keluarga Wei seluas 21.000 meter persegi yang dibangun dari nol selama empat bulan oleh lebih dari 300 kru. Untuk mendukung latar kerajaan kuno yang estetik dan penuh detail, lebih dari 2.200 kostum juga dibuat khusus—menampilkan bordir, tekstur, dan warna yang melekat erat dengan latar zaman serta garis karakter. Setelah debut penayangannya, publik mulai menyadari bahwa detail visual yang selama ini terlihat di trailer ternyata hanyalah sebagian kecil dari ambisi besar yang ingin dicapai oleh para pembuat drama ini.

Secara performa, Fight for Love juga menunjukkan hasil yang cukup kuat pada penayangan perdana. Berdasarkan data dari Yunhe, episode pertama drama ini meraih pangsa pasar streaming sebesar 3,3% dan menempati posisi ke-12 drama dengan tayangan pembuka terpopuler pada periode yang sama. Indeks popularitasnya menembus angka 23.089 saat rilis, lalu turun sedikit menjadi 21.625 keesokan harinya. Walau bergerak stabil, banyak penonton dan kritikus menilai performanya masih akan meningkat seiring terungkapnya lebih banyak konflik dan pengembangan karakter yang emosional.

- Advertisement -

Salah satu daya tarik utama drama ini ada pada duet akting Ding Yuxi dan Song Qian. Ding Yuxi memerankan Wei Yun, putra bungsu keluarga jenderal yang menyaksikan langsung kehancuran keluarganya akibat manipulasi musuh dalam internal kerajaan. Perannya mengalami transformasi besar: dari sosok pemuda ceria dan penuh harapan, menjadi satu-satunya pewaris hidup yang terjebak dalam pusaran dendam, trauma, dan tanggung jawab besar untuk mencari kebenaran.

Song Qian memerankan Chu Yu, putri seorang jenderal yang turut menjadi korban konspirasi. Ia menyembunyikan jati dirinya dan masuk ke dalam keluarga Wei sebagai kakak ipar untuk menyelidiki kejadian sebenarnya di medan perang yang menewaskan ayahnya. Karakternya kuat, penuh harga diri, dan memiliki kecerdasan yang membuatnya bukan sekadar pemeran pendamping emosional bagi Wei Yun, tetapi juga mitra yang setara dalam perjuangan membuka aib keluarga kerajaan.

Salah satu adegan yang menjadi perbincangan warganet adalah ketika Wei Yun menemukan kakaknya, Wei Jun (diperankan Zhang Tianyang), masih berdiri dengan tubuh dipenuhi panah, tetap menggenggam senjata meski napas tinggal satu. Adegan itu bukan hanya menunjukkan kekuatan fisik, tapi juga keteguhan hati prajurit kerajaan. Dalam adegan penuh air mata itulah Wei Jun memaksakan senyumnya sebelum menyerahkan simbol kekuasaan kepada adiknya, sambil berkata:

- Advertisement -

“Xiao Qi, maafkan kakak. Setelah ini kau akan sendirian menghadapi semuanya… Maafkan aku.”

Adegan tersebut langsung menjadi bahan pembahasan hangat di Weibo karena dianggap “meghancurkan hati” dengan intensitas emosional yang jarang terlihat dalam drama kolosal Tiongkok baru-baru ini.

Dengan kombinasi produksi besar, penayangan luas, performa rating yang stabil, jalan cerita penuh ketegangan, dan akting kuat yang menampilkan emosi mentah di layar, Fight for Love menawarkan lebih dari sekadar visual megah atau romansa kolosal biasa. Ini adalah drama yang menyelami dendam, pengkhianatan, keluarga, dan cinta dalam balutan estetika kerajaan yang megah namun penuh luka.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments