Aktris Pemeran Ibu Mertua Zhao Lusi Jadi Korban Pencurian Wajah untuk Livestreaming

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Baru-baru ini, publik digemparkan oleh munculnya beberapa live streaming yang menampilkan aktris Weng Zhenrong, yang memerankan ibu mertua Zhao Lusi dalam drama Love’s Ambition (许我耀眼), seolah-olah ia hadir langsung di masing-masing tayangan tersebut. Weng Zhenrong mengenakan pakaian berbeda dan mempromosikan produk berbeda, gerak-gerik serta ekspresinya sangat mirip aslinya, padahal ia jelas tidak mungkin berada di beberapa tempat sekaligus.

Tim Weng Zhenrong menegaskan bahwa live streaming tersebut merupakan hasil pencurian wajah dan suara. Dengan teknologi AI, citra dan suara aktris ini dimanipulasi untuk menciptakan simulasi interaksi langsung dengan penonton. Setelah menemukan video palsu tersebar di internet, timnya langsung melakukan pelaporan masif. Dalam satu hari, mereka menindak hingga 50 akun palsu. Beberapa akun berhasil diturunkan oleh platform, namun tidak sedikit yang muncul kembali dengan format baru, membuat pengawasan semakin sulit.

Staf Weng Zhenrong menambahkan, sebagian pedagang hanya perlu mengambil satu cuplikan video lama dan menggunakan alat sederhana untuk menghasilkan konten palsu, sementara proses pengumpulan bukti oleh tim memerlukan tenaga dan waktu yang besar.

- Advertisement -

Weng Zhenrong sendiri sempat menegur akun yang menayangkan dirinya dalam live streaming palsu dengan kalimat, “Kamu Weng Zhenrong, lalu aku siapa?” Namun akun tersebut langsung memblokirnya.

Para ahli menekankan bahwa untuk menangani masalah ini dibutuhkan sistem identifikasi konten yang jelas, sekaligus membedakan penggunaan AI yang sah dan ilegal. Fenomena seperti ini memperlihatkan bahwa pencurian wajah artis untuk konten palsu bukan sekadar isu hiburan, tetapi juga menjadi ancaman terhadap privasi dan reputasi selebriti.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments