Kerja Sama Media Korea-China Dibuka Lagi, Konten K-pop Berpeluang Masuk Pasar China Setelah 8 Tahun Diblokir

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Setelah hampir delapan tahun dibayangi larangan tak resmi terhadap konten hiburan Korea, hubungan budaya antara Korea Selatan dan China akhirnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Kabar ini datang setelah Korean Broadcasting System (KBS) dan China Media Group (CMG), dua lembaga penyiaran besar dari masing-masing negara, resmi menandatangani kerja sama pertukaran konten.

Kesepakatan ini membuka jalan bagi berbagai acara dari Korea, termasuk program andalan KBS seperti Music Bank World Tour, untuk kembali tayang di China. Hal ini dinilai sebagai langkah besar setelah konten K-pop dan drama Korea tersingkir dari pasar China sejak tahun 2016, akibat ketegangan politik terkait sistem pertahanan rudal THAAD yang ditempatkan di Korea Selatan.

Presiden KBS, Park Jang-beom, menyebut kerja sama ini sebagai “terobosan berarti” yang memungkinkan industri konten Korea kembali memasuki pasar China secara lebih aktif. Pernyataan ini juga mengindikasikan keinginan kuat kedua negara untuk memulihkan hubungan budaya yang sempat retak.

- Advertisement -

Sinyal positif ini langsung berdampak pada pasar saham Korea Selatan. Perusahaan hiburan besar seperti SM Entertainment, JYP Entertainment, YG Entertainment, dan Hybe mencatat kenaikan harga saham begitu kesepakatan diumumkan. Investor menilai langkah ini sebagai peluang strategis mengingat pasar China masih menjadi salah satu target terbesar ekspor konten Korea.

China, Hong Kong, dan Taiwan tercatat menyumbang 26,1% ekspor musik Korea pada tahun 2023, meski konten Korea saat itu masih dibatasi. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap konten K-pop dan drama Korea di kalangan konsumen China tetap besar meski aksesnya terhambat.

Selain soal ekonomi, kerja sama ini juga membawa harapan kembalinya acara lintas budaya berskala besar seperti Korea-China Song Festival, yang terakhir digelar pada 2016. Bahkan, muncul spekulasi adanya rencana konser besar di Beijing, setelah pendiri JYP Entertainment, Park Jin-young, terlihat berdiskusi langsung dengan Presiden Xi Jinping dan Presiden Korea Selatan di acara kenegaraan.

- Advertisement -

Banyak pihak menganggap langkah ini sebagai awal pemulihan hubungan budaya dua negara. Meski belum ada jadwal pasti soal penayangan atau konser di China, kesepakatan resmi antara media pemerintah menjadi fondasi kuat untuk kebangkitan konten hiburan Korea di pasar yang sangat strategis tersebut.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments