LayarHijau.com – Laporan terbaru dari CBR (Comic Book Resources) menegaskan bahwa musim panas 2025 menjadi momen luar biasa bagi industri anime. Dalam Anime Streaming Ranking Final 2025, serial Dandadan resmi menempati peringkat pertama sebagai anime paling banyak ditonton dan dibicarakan selama musim tersebut. Pencapaian ini sekaligus menandai perubahan selera penonton global terhadap karya yang berani keluar dari pakem genre klasik.
Kesuksesan Dandadan tidak datang secara kebetulan. Adaptasi dari manga karya Yukinobu Tatsu ini menawarkan perpaduan aksi, supranatural, komedi, dan romansa yang disajikan dalam visual penuh energi. Kolaborasi studio MAPPA dan Science SARU menghasilkan animasi yang dinamis dengan efek warna neon dan sudut kamera ekstrem, menciptakan pengalaman menonton yang menggugah adrenalin. Data dari Oricon News Japan mencatat peningkatan minat penonton hingga 42% dibanding anime baru lain di musim yang sama.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana penonton generasi muda lebih tertarik pada konsep cerita eksperimental yang memadukan absurditas dan emosi. Dandadan menjadi simbol dari tren baru di mana keanehan justru menjadi nilai jual. Alih-alih mengikuti formula shonen tradisional seperti Naruto atau Bleach, anime ini menghadirkan dunia yang tidak bisa ditebak penuh kejutan, tapi tetap emosional dan manusiawi.
Selain Dandadan, beberapa judul lain seperti Kaiju No. 8, The Apothecary Diaries, dan Jujutsu Kaisen juga mempertahankan posisi kuat di jajaran lima besar anime musim panas 2025. Namun, Dandadan menjadi satu-satunya seri baru yang mampu menyaingi dominasi raksasa lama tersebut. Hal ini mempertegas bahwa pasar anime kini lebih kompetitif dan membuka ruang bagi karya baru dengan ide orisinal dan gaya artistik yang berani.
Keberhasilan Dandadan juga menyoroti peran platform streaming global seperti Netflix, Crunchyroll, dan Disney+ dalam membentuk popularitas anime. Strategi distribusi lintas negara memungkinkan serial ini menjangkau audiens dari Jepang hingga Amerika Serikat, bahkan menembus tren pencarian di Indonesia. Dengan begitu, tren musim panas 2025 mencerminkan globalisasi budaya pop Jepang yang semakin tak terbendung.
Kesimpulannya, Dandadan bukan hanya juara peringkat streaming ia adalah representasi dari perubahan besar dalam lanskap anime modern. Penonton kini mencari cerita yang menggugah rasa ingin tahu, menghadirkan sensasi visual baru, dan memecah batas realitas. Jika tren ini berlanjut, musim-musim anime berikutnya akan menjadi arena bagi kreativitas yang lebih liar, lebih jujur, dan tentu saja, lebih “aneh” dengan cara yang memikat.










