Ranking Film Naruto dari Terburuk hingga Terbaik: Mana yang Wajib Ditonton Ulang?

Yan Wijaya
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Franchise Naruto tidak hanya dikenal lewat anime dan manga, tetapi juga lewat deretan film yang memperluas dunianya. Screen Rant baru saja merangkum seluruh film Naruto dalam satu daftar besar, mengurutkannya dari yang paling lemah hingga yang paling layak ditonton kembali. Peringkat ini memberi gambaran jelas mana film yang sekadar filler dan mana yang benar-benar menawarkan pengalaman sinematik kuat.

Di posisi terbawah, Legend of the Stone of Gelel kembali disebut sebagai film dengan plot paling lemah. Ceritanya dinilai tidak terhubung dengan tema besar Naruto dan tidak memberi perkembangan karakter yang berarti. Meskipun ada beberapa visual menarik, film ini sering dianggap pilihan terakhir bagi penonton yang ingin maraton film Naruto. Film lain yang juga berada di level bawah adalah The Lost Tower. Ide cerita perjalanan waktu sebenarnya menarik, tetapi eksekusinya dinilai kurang mulus. Konflik yang terbentuk terasa dipaksakan dan membuat film ini kehilangan fokus, meskipun animasinya cukup memanjakan mata untuk ukuran film rilis masanya.

Blood Prison berada di kelompok tengah, menawarkan konsep penjara dan intrik internal yang cukup segar. Sayangnya, film ini kurang menggali tema tersebut secara lebih dalam. Banyak penggemar menilai film ini memiliki potensi besar, namun alurnya terlalu cepat sehingga tidak memberi ruang bagi dramatisasi yang seharusnya bisa lebih kuat. Di posisi menengah, beberapa film lainnya dianggap sekadar hiburan tambahan. Mereka menyenangkan untuk ditonton, terutama bagi penggemar setia, namun tidak memberikan kontribusi besar pada perkembangan karakter atau dunia Naruto. Film-film ini biasanya disebut “filler berkualitas” karena tetap menyimpan aksi dan humor khas seri.

- Advertisement -

Masuk ke peringkat atas, Road to Ninja: Naruto the Movie menjadi salah satu film yang paling diakui. Film ini menawarkan realitas alternatif yang memberikan sudut pandang baru bagi karakter-karakter utama. Dari semua film non-kanon, inilah salah satu yang paling emosional karena menggali sisi psikologis Naruto secara lebih mendalam. Puncak daftar ditempati The Last: Naruto the Movie. Film ini diakui secara luas sebagai penutup era Naruto sebelum transisi ke Boruto. Ceritanya fokus pada hubungan Naruto dan Hinata, menghadirkan sentuhan romansa dan drama yang kuat, sekaligus animasi terbaik di antara film-film pendahulunya. Film ini dianggap wajib tonton bagi penggemar.

Secara keseluruhan, daftar peringkat ini menegaskan bahwa meskipun tidak semua film Naruto berkualitas tinggi, sebagian di antaranya tetap memiliki nilai sentimental dan teknis yang baik. Bagi penggemar lama maupun penonton baru, rekomendasi ini memberikan peta jelas film mana yang sepadan untuk ditonton ulang dan mana yang bisa dilewati tanpa kehilangan pengalaman inti dari dunia shinobi.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments