LayarHijau.com – Nama aktor ternama China, Yu Menglong, kembali menjadi sorotan setelah netizen memperhatikan kemunculan yang diduga sering muncul dalam unggahan akun resmi media sosial pemerintah China. Yu Menglong, yang meninggal pada 11 September di Beijing akibat terjatuh dari ketinggian pada usia 37 tahun, secara resmi dinyatakan polisi sebagai “kecelakaan akibat mabuk.” Namun, keraguan terhadap penyebab kematiannya masih muncul, sehingga kasus ini memicu kontroversi dan tuntutan keadilan dari penggemar.
Baru-baru ini, para netizen merasa menemukan nama Yu Menglong (于朦胧) kerap muncul dalam postingan beberapa akun Weibo milik pemerintah China. Hal ini memicu perdebatan di antara para netizen di China.
Beberapa unggahan resmi pemerintah menggunakan frasa “于朦胧”. Meski kebetulan sama dengan arti nama aktor, frasa ini sebenarnya adalah ungkapan puitis yang menggambarkan kabut atau suasana samar.
Pada 21 November, akun “People’s Daily Science” memposting: “早安,愿你于朦胧中看清方向”, yang berarti “Selamat pagi, semoga kamu dapat menemukan arah di tengah kabut.”

Pada 25 November, akun resmi Taman Nasional Xixi Wetland di Hangzhou menulis: “木桥隐于朦胧”, atau “Jembatan kayu tersembunyi di tengah kabut.”

Biro Meteorologi China menggunakan frasa: “于朦胧间触摸历史与当下的交融”, yang berarti “Menikmati perpaduan sejarah dan masa kini di tengah kabut.”

Biro Ekologi Zhenjiang menulis: “烟雨楼台隐匿于朦胧的雾气中”, atau “Paviliun berasap tersembunyi dalam kabut yang samar.”
Meskipun demikian, beberapa netizen menafsirkan frasa ini sebagai “kemunculan nama Yu Menglong” di media resmi, sehingga memicu spekulasi tentang pesan terselubung atau ketegangan internal pemerintah.
Ada netizen yang beranggapan jika hal ini hanyalah kebetulan karena gaya penulisan resmi seringkali memakai unsur puitis dan nuansa seni yang kebetulan mirip dengan nama sang aktor.
Sementara netizen lain muncul dengan teori konspirasi mereka jika alasan di balik pemakaian kata 于朦胧 yang berulang di beberapa akun Weibo milik badan pemerintah ini lebih kompleks dan masuk ke wilayah abu-abu. Dalam teori konspirasi yang mereka buat, seseorang di dalam pemerintahan “membocorkan” informasi lewat beberapa akun ini. Tindakan ini menandai adanya perebutan kekuasaan di dalam sistem partai komunis. Beberapa pihak di dalam badan pemerintah memakai insiden Yu Menglong untuk memulai perebutan kekuasaan internal.
Sebelumnya, pemerintah China dikenal melakukan pengawasan ketat terhadap diskusi mengenai isu sensitif di lingkup hiburan dan pejabat tinggi. Unggahan atau akun yang menyinggung Yu Menglong sering dihapus atau diblokir, termasuk penggunaan homofon dari namanya. Kebijakan ini memicu kemarahan warganet yang menilai sistem pemerintahan China kurang transparan.
Hingga kini, lebih dari 720 ribu netizen telah menandatangani petisi “Keadilan untuk Yu Menglong,” menuntut investigasi menyeluruh, independen, dan transparan terkait kematiannya. Beberapa netizen juga mengangkat dugaan partisipasi Yu dalam “pertemuan 17 orang” sebelum meninggal, yang memunculkan spekulasi mengenai penyekapan atau kekerasan, meski semua klaim ini belum terbukti. Kebenaran kasus ini masih misterius, sehingga warganet terus memantau perkembangan dan respons resmi pemerintah.










