LayarHijau.com – Zhao Lusi kembali menjadi sorotan di ajang Tencent Video All Star Night (星光大赏) yang digelar baru-baru ini. Popularitasnya tengah berada di puncak setelah drama terbarunya, Love’s Ambition (許我耀眼), resmi dinobatkan Tencent sebagai drama terbaik tahunan. Kehadirannya di malam penghargaan tersebut pun diyakini memperlihatkan posisi istimewa Zhao Lusi di mata Tencent Video.
Zhao Lusi tampil sebagai penutup di karpet merah. Momen tersebut dibuat semakin megah dengan pemutaran animasi harimau khusus di sepanjang karpet merah, yang melambangkan perjalanan Zhao Lusi selama setahun terakhir dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia mengenakan gaun payet pink berpotongan rendah dari koleksi musim semi/panas 2026 AADNEVIK. Penampilannya dipadukan dengan kalung high jewelry Bulgari “One of A Kind” yang disebut sebagai perhiasan global satu-satunya dan tak ternilai, serta sebelumnya hanya ditampilkan dalam pameran di Italia. Fakta bahwa perhiasan tersebut dibawa langsung oleh Zhao Lusi sebagai duta merek semakin menegaskan tingkat kepercayaan dan perlakuan spesial dari brand mewah tersebut.
Memasuki area dalam acara, Zhao Lusi kembali menunjukkan status istimewanya dengan ditempatkan di barisan depan tepat di posisi tengah. Ia berganti busana dengan mengenakan gaun haute couture renda dan payet dari koleksi musim gugur/dingin 2016 Francesco Scognamiglio. Penampilan ini menandai pencapaian baru dengan “membuka” merek couture kelas atas yang belum pernah ia kenakan sebelumnya. Banyak warganet memuji pencapaian tersebut sebagai bukti bahwa Zhao Lusi memang layak disebut ratu rating tahunan.
Namun, sorotan terhadap Zhao Lusi tidak sepenuhnya tanpa kritik. Jika riasan di karpet merah dipuji pas dan segar hingga dijuluki bak “buah persik hidup”, tampilan riasan di dalam acara justru menuai komentar beragam. Dalam foto-foto tanpa editan, riasannya dinilai terlalu berat pada bagian kontur, warna wajah tampak pucat di bawah pencahayaan kuat, serta aegyo sal yang terlihat berlebihan. Hal ini membuat sebagian warganet menilai riasannya kali ini kurang berhasil.
Zhao Lusi rupanya mengetahui kritik tersebut. Ia menanggapinya dalam siaran langsung pada Minggu, 21 Desember. Zhao Lusi mengatakan, “Aku tidak mungkin menjalani setahun penuh dengan konflik dalam hati soal riasan atau pakaian. Hal itu tidak lagi penting bagiku. Lagipula, jika riasannya tidak terlihat bagus, maka ya memang tidak terlihat bagus. Selama dramanya tayang dengan baik, itu yang terpenting. Bahkan jika aku menyewa penata rias, orang-orang tetap bisa berkata riasannya tidak bagus, dan itu justru akan membebani mereka.”
Love’s Ambition mencatat 2,2 miliar penonton sejak tayang perdana pada September 2025. Drama ini juga memborong enam penghargaan di Tencent Video Golden Penguin Awards 2025 yang digelar pada 20 Desember, termasuk penghargaan tertinggi Drama of the Year.










