LayarHijau.com – Song Weilong membahas berbagai respons publik terhadap perannya dalam drama Shine On Me. Dalam wawancara terbaru bersama program Star Colleague produksi Sohu Video, aktor asal Tiongkok itu menanggapi langsung julukan “raja drama romantis modern” yang belakangan ramai disematkan kepadanya.
Alih-alih menerima pujian tersebut, Song Weilong justru mengaku merasa terbebani. Ia menegaskan tidak ingin dilekatkan pada label yang terlalu besar. “Saya merasa tertekan. Jangan menyebut saya seperti itu,” ujarnya. Beberapa kali ia juga menyebut dirinya tidak pantas menerima pujian berlebihan dan memilih bersikap rendah hati.
Dalam wawancara tersebut, Song Weilong turut membahas karakter Lin Yusen yang ia perankan. Menurutnya, Lin Yusen adalah sosok yang memahami kerasnya kehidupan, tetapi tidak kehilangan empati terhadap orang lain. Ia merasa karakter itu memiliki sisi yang cukup dekat dengan dirinya. “Saya juga punya sisi yang hangat,” katanya. Namun, ia mengakui bahwa Lin Yusen jauh lebih pandai mengungkapkan perasaan dibanding dirinya di kehidupan nyata.
Song Weilong juga menyampaikan pandangannya tentang romansa dalam drama modern. Ia menilai cerita cinta tidak seharusnya hanya menampilkan pengorbanan sepihak dari tokoh pria. “Yang ingin saya lihat adalah hubungan yang saling mendekat satu sama lain. Ceritanya harus menarik,” ucapnya. Pernyataan ini sejalan dengan kritik penonton yang mulai menginginkan relasi yang lebih setara dalam drama romantis.
Salah satu adegan yang paling banyak dibicarakan penonton adalah momen ketika Lin Yusen menangis setelah melihat Xigua terluka. Adegan tersebut viral dan dianggap memperlihatkan sisi emosional yang kuat. Namun Song Weilong menjelaskan bahwa tangisan itu bukan hasil perencanaan khusus. “Saya tidak berniat harus menangis atau tidak. Saat itu saya hanya memainkan apa yang saya rasakan,” jelasnya. Ia juga menepis anggapan bahwa dirinya sengaja membangun citra rapuh di layar, dan menyebut tidak pernah merasa “hancur sepenuhnya” seperti yang sering diasumsikan penonton.
Interaksi Song Weilong dengan Zhao Jinmai selama proses syuting turut menjadi perhatian. Ia menggambarkan suasana kerja yang santai dan alami, termasuk kebiasaan saling memotret di lokasi syuting. Song Weilong bahkan menyebut dirinya sebagai pihak yang lebih sering mengambil foto. “Menurut saya hasil foto saya cukup bagus,” katanya sambil tertawa. Ia juga mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada fotografi bukan sekadar hobi sesaat, dan jika tidak menjadi aktor, ia tertarik menekuni fotografi alam dan satwa liar.
Melalui wawancara ini, Song Weilong menunjukkan sikap yang berhati-hati terhadap popularitasnya. Meski dipuji sebagai ikon drama romantis modern, ia memilih menjaga jarak dari pengultusan dan menegaskan keinginannya untuk dinilai lewat karakter, cerita, dan proses akting, bukan sekadar label.










