LayarHijau.com – Hou Minghao tengah menjadi perbincangan hangat setelah dua drama kostum yang dibintanginya tayang hampir bersamaan. Drama xianxia The Unclouded Soul (逍遙) dan drama intrik Glory (玉茗茶骨) resmi mengudara hanya terpaut dua hari, masing-masing pada 27 dan 29 Desember 2025. Fenomena langka ini membuat netizen menyebut Hou Minghao sedang “melawan dirinya sendiri”, bahkan menjulukinya sebagai “aktor kostum tersibuk tahun ini”.
Hou Minghao mulai dikenal luas sejak membintangi web drama Cambrian Period. Sejak naik kelas menjadi pemeran utama, perkembangan aktingnya terus mendapat sorotan. Penayangan dua drama dengan genre dan karakter yang sangat kontras dalam waktu berdekatan pun memicu diskusi, mulai dari kekhawatiran soal kejenuhan visual hingga rasa penasaran melihat transformasi perannya.
Dalam The Unclouded Soul, Hou Minghao memerankan Hong Ye, seorang raja siluman dengan kekuatan tempur tinggi yang menyimpan dendam selama ratusan tahun. Ia terlibat kisah cinta tragis lintas tiga kehidupan dengan tokoh yang diperankan Tan Songyun. Karakter raja siluman yang ditampilkan Hou Minghao justru terasa hangat, lembut, dan mudah didekati, jauh dari gambaran dingin yang sering muncul dalam drama xianxia. Banyak penonton menilai pendekatan ini memberi warna baru, meski sebagian lainnya berpendapat aura dan kedalaman emosinya masih bisa terus diasah.
Berbeda drastis dari peran tersebut, di Glory Hou Minghao tampil sebagai Lu Jianglai, lulusan terbaik ujian negara yang tampak lemah lembut di luar, namun sebenarnya penuh perhitungan. Kariernya yang tengah bersinar mendadak runtuh setelah ia terseret dalam kasus lama pembunuhan istri seorang bangsawan. Dari figur pejabat muda yang menjanjikan, Lu Jianglai jatuh ke titik terendah hidupnya dan nyaris kehilangan segalanya, sebelum diselamatkan oleh putri raja teh, Rong Shanbao, yang diperankan Guli Nazha.
Kisah mereka berkembang menjadi cerita pernikahan yang berawal dari kepentingan, dibalut intrik dagang teh dan perebutan kekuasaan. Demi bertahan hidup, Lu Jianglai menyamar sebagai orang lemah, bahkan berpura-pura kehilangan ingatan untuk mengelabui orang-orang di sekitarnya. Di balik sikap patuh dan rapuh itu, ia diam-diam menyusun langkah balas dendam. Perjalanan dari lulusan terbaik ujian negara hingga terpuruk menjadi kusir kuda ini menonjolkan kontras tajam dalam karakternya.
Karakter Lu Jianglai pun dijuluki netizen sebagai “versi pria Wei Yingluo”. Wei Yingluo sendiri adalah tokoh utama dalam drama populer Story of Yanxi Palace, dikenal sebagai perempuan yang tampak polos dan penurut di permukaan, namun sebenarnya cerdas, sabar, dan sangat strategis. Ia kerap berpura-pura mengalah, membiarkan lawan lengah, sebelum menjatuhkan mereka dengan perhitungan matang. Julukan tersebut muncul karena strategi Lu Jianglai yang serupa, berpura-pura lemah untuk bertahan, sambil diam-diam mengendalikan keadaan.
Tayangnya dua drama Hou Minghao dalam waktu yang sangat berdekatan memang memunculkan kekhawatiran soal pembagian promosi dan potensi kejenuhan penonton. Namun, banyak penggemar justru melihatnya sebagai bukti fleksibilitas akting sang aktor. Beragam komentar seperti “yang bisa mengalahkan Hou Minghao hanya Hou Minghao sendiri”, “habis lihat raja siluman langsung pindah ke lulusan terbaik ujian negara”, hingga “ganti karakter tanpa hambatan” ramai bermunculan di media sosial.
Dengan dua peran besar yang saling bersaing dalam jadwal tayang, akhir tahun 2025 menjadi momen penting bagi Hou Minghao. Bagi sebagian penonton, ini adalah tantangan; bagi yang lain, justru kesempatan untuk melihat sejauh mana ia mampu memainkan karakter yang bertolak belakang tanpa kehilangan daya tariknya.










