LayarHijau.com – Drama romantis modern Shine on Me (驕陽似我) yang dibintangi Song Weilong dan Zhao Jinmai resmi menayangkan episode terakhirnya belum lama ini. Popularitas drama tersebut terbilang luar biasa, dengan total trafik penayangan menembus 710 juta. Tak hanya sukses di China, Shine on Me juga mencuri perhatian penonton internasional setelah resmi tayang di Netflix Taiwan dan stabil bertahan di peringkat ketiga daftar tontonan terpopuler.
Kesuksesan ini sejalan dengan respons positif penonton. Shine on Me berhasil membuka skor 7,4 di Douban, angka yang tergolong tinggi untuk drama romantis modern. Nilai tersebut tak hanya mengungguli drama-drama yang tayang di periode yang sama seperti The Unclouded Soul, Light of Dawn, dan The Punishment, tetapi juga melampaui deretan drama populer 2025 seperti Love’s Ambition, The First Frost, The Best Thing, Filter, hingga Sniper Butterfly. Dengan capaian ini, Shine on Me resmi menyandang predikat sebagai drama romantis modern dengan rating Douban tertinggi sepanjang 2025.
Shine on Me merupakan adaptasi dari novel populer karya Gu Man dengan judul yang sama. Sejak penayangan perdana, drama ini hampir selalu menduduki posisi puncak rating di slot tayangnya. Hingga episode terakhir, lebih dari 47 ribu pengguna Douban telah memberikan penilaian dan menghasilkan skor akhir 7,4. Capaian tersebut menempatkan Shine on Me di posisi ketiga tertinggi dalam jajaran “Gu Man Universe”, berada di bawah Boss and Me yang dibintangi Zhao Liying dan Zhang Han dengan skor 7,7, serta My Sunshine yang dibintangi Tiffany Tang dan Wallace Chung dengan skor 7,5. Skor Shine on Me bahkan melampaui dua karya Gu Man lain yang sangat populer, yakni Love O2O dan You Are My Glory.
Di tengah ramainya drama romantis modern sepanjang 2025, mayoritas judul besar justru mencatatkan skor Douban yang relatif biasa. Love’s Ambition yang dibintangi Zhao Lusi dan Chen Weiting memang mencetak rating penonton tertinggi, tetapi hanya meraih skor 6,5 di Douban. The First Frost yang dibintangi Bai Jingting dan Zhang Ruonan sangat digemari publik, namun skor Douban-nya hanya 5,4. Sementara itu, The Best Thing yang dibintangi Zhang Linghe dan Xu Ruohan memperoleh skor 6,8. Drama Sniper Butterfly yang dibintangi Michelle Chen dan Zhou Keyu menjadi kuda hitam di akhir tahun dengan skor 7. Adapun Filter yang dibintangi Tan Jianci dan Li Landi sempat memimpin sebagai drama romantis modern dengan rating tertinggi 2025 berkat skor 7,3, sebelum akhirnya posisinya digeser oleh Shine on Me.
Banyak pihak menilai tingginya skor Douban Shine on Me ditopang oleh tiga faktor utama. Faktor pertama adalah tingkat adaptasi yang sangat setia terhadap novel aslinya. Gu Man turun langsung sebagai penulis naskah, sehingga banyak adegan ikonik dari novel berhasil divisualisasikan secara utuh. Mulai dari adegan Lin Yusen menaiki anak tangga di tengah salju untuk menjemput Nie Xiguang, hingga momen ciuman pertama mereka di depan gedung usai meninggalkan pesta ulang tahun kakek sang tokoh pria, deretan adegan romantis tersebut menjadi daya tarik kuat bagi pembaca novel maupun penonton umum.
Faktor kedua terletak pada performa akting Song Weilong dan Zhao Jinmai. Song Weilong menghadirkan sosok Lin Yusen sebagai CEO elit yang nyaris sempurna, tetapi tetap terasa hangat dan tidak berlebihan. Sementara itu, Zhao Jinmai yang sebelumnya kerap dikritik kurang memiliki chemistry dalam adegan romantis justru tampil sangat pas sebagai Nie Xiguang. Aura cerah dan alami yang dimilikinya membuat karakter gadis ceria tersebut terasa hidup dan meyakinkan.
Faktor ketiga adalah nilai dan sudut pandang hubungan yang diusung drama ini. Hubungan Lin Yusen dan Nie Xiguang berkembang seiring pertumbuhan pribadi masing-masing karakter, bukan sekadar rangkaian adegan manis tanpa makna. Drama ini menekankan prinsip “mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain”, mengangkat nilai saling menghormati, keberanian mengejar cinta, sekaligus keberanian mempertahankan jati diri. Pendekatan tersebut dinilai sangat relevan dengan selera generasi muda masa kini. Banyak penonton memuji Shine on Me sebagai drama romantis dengan nilai yang sehat, minim konflik berlebihan, tidak dipenuhi “gula buatan”, namun justru meninggalkan kesan hangat dan mendalam.










