Paska Glory, Drama Pendek Terbaru Shu Tong Dipuji karena Pendekatan Aksi yang Berbeda

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama pendek The Fight (打) yang dibintangi Shu Tong dan Shi Ruiyi mencatat performa menonjol sejak penayangan perdana. Karya ini mendapat perhatian luas karena menghadirkan pendekatan aksi yang berbeda dari kebanyakan drama pendek urban, dengan menekankan pertarungan realistis serta pembangunan karakter yang kuat.

Bagi masyarakat umum, Shu Tong dikenal lewat perannya sebagai Cheng Guan Yu dalam drama Glory. Ia memerankan manajer pelayan keluarga Rong yang memendam perasaan terhadap tokoh utama perempuan Rong Shanbao (Guli Nazha). Cinta yang tak terucap tersebut membuat karakternya kerap berada di posisi berseberangan dengan tokoh utama pria, Lu Jiang Lai (Hou Minghao), dan meninggalkan kesan kuat meski bukan pemeran utama.

Sementara itu, di ranah drama pendek dan platform video vertikal seperti Douyin, Shu Tong telah lebih dulu dikenal sebagai aktor utama berbagai judul populer. The Fight menjadi salah satu proyek terbarunya yang berhasil menembus pasar arus utama berkat konsep dan eksekusi yang menonjol.

- Advertisement -

Dalam drama ini, Shu Tong memerankan Han Chuan, mantan petarung profesional yang hidup terpuruk setelah mengalami kegagalan besar dan kehilangan anaknya. Shi Ruiyi berperan sebagai Chen Nan, seorang ibu tunggal yang bersama putrinya, Miao Miao, menjadi titik balik emosional dalam kehidupan Han Chuan.

Tidak seperti banyak drama pendek urban yang mengandalkan tokoh utama serba sempurna, The Fight menampilkan karakter dengan keterbatasan nyata. Han Chuan bisa terluka, kelelahan, dan kalah jumlah ketika menghadapi lawan yang terlatih, sehingga konflik terasa lebih berisiko dan membumi.

Pendekatan tersebut terbukti efektif secara komersial. The Fight langsung menempati peringkat pertama DataEye Red List Popularity Chart pada hari pertama penayangan dan bertahan selama empat hari berturut-turut. Drama ini juga mencapai posisi tertinggi di WETRUE Blue List Popularity Chart selama tiga hari. Di Tencent Video, The Fight meraih peringkat pertama daftar drama pendek vertikal terpopuler serta posisi kedua daftar pencarian terpopuler kategori drama pendek vertikal.

- Advertisement -

Alih-alih mengandalkan efek berlebihan, drama ini menonjolkan adegan pertarungan jarak dekat yang dirancang sesuai latar belakang Han Chuan sebagai mantan petarung. Setiap konflik fisik disusun dengan mempertimbangkan kondisi emosional tokoh, terutama trauma kehilangan yang membentuk tindakannya sepanjang cerita.

Salah satu adegan penting memperlihatkan Han Chuan melumpuhkan pencuri di sebuah minimarket, yang dipadukan dengan kilas balik masa lalunya di arena profesional. Penyusunan ini memberi konteks terhadap kemampuan karakter tanpa penjelasan verbal yang berlebihan.

Variasi lokasi juga menjadi kekuatan drama ini. Dalam adegan di arena biliar, meja-meja digunakan sebagai batas ruang pertarungan, menciptakan situasi tertutup yang meningkatkan ketegangan. Pada momen tertentu, Han Chuan memilih menahan diri dan menunggu lawannya bangkit, menegaskan sisa disiplin profesional yang masih ia pegang.

Dari sisi narasi, The Fight memadukan konflik melawan kelompok kriminal dengan proses pemulihan emosional Han Chuan sebagai ayah. Kehadiran Chen Nan dan Miao Miao membentuk ikatan non-biologis yang menjadi fondasi emosional cerita.

Drama ini juga memperluas sudut pandang dengan menampilkan peran warga biasa. Saat Miao Miao diculik, Han Chuan tidak bertindak sendirian. Sopir taksi, kurir, dan petugas keamanan ikut membantu dengan memanfaatkan akses pekerjaan mereka, menegaskan tema solidaritas sosial.

Dari segi visual, The Fight memaksimalkan format layar vertikal melalui pengambilan gambar jarak dekat dan komposisi yang padat. Dalam salah satu adegan konfrontasi, perubahan bingkai secara bertahap digunakan untuk memberi isyarat arah konflik tanpa dialog tambahan.

- Advertisement -

Keberhasilan The Fight menambah daftar drama pendek Tencent Video yang berhasil menembus pasar dengan pendekatan berbeda, sekaligus menegaskan posisi Shu Tong dan Shi Ruiyi sebagai kombinasi pemeran utama yang efektif dalam genre aksi layar vertikal.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments