Perankan Putri Agung di Pursuit of Jade, Yu Zhongli Jadi Sorotan hingga Dituding “Kebanyakan Adegan”

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama kostum terbaru Pursuit of Jade (逐玉) yang dibintangi oleh Zhang Linghe dan Tian Xiwei sukses menjadi salah satu drama China terpopuler di 2026. Popularitasnya tak hanya mengangkat nama para pemeran utama, tetapi juga melejitkan sejumlah aktor pendukung seperti Kong Xueer sebagai pemilik rumah makan Yu Qianqian, serta Deng Kai yang mencuri perhatian sebagai pangeran eksentrik Qi Min.

Di tengah ramainya perbincangan tersebut, sorotan juga tertuju pada Yu Zhongli yang memerankan putri agung Qi Shu. Karakternya digambarkan anggun namun tetap membumi, dan dalam cerita ia memiliki garis romansa dengan ahli strategi Gongsun Yin yang diperankan Li Qing. Hubungan mereka menjadi salah satu alur yang paling banyak dibicarakan penonton.

Sebelum dikenal luas lewat drama ini, Yu Zhongli sempat mencuri perhatian saat tampil dalam Story of Kunning Palace (宁安如梦). Dalam drama tersebut, ia memerankan Jiang Xuehui yang merupakan kerabat dalam keluarga Jiang dengan karakter utama Jiang Xuening yang diperankan Bai Lu. Meski bukan kakak kandung langsung, interaksi keduanya tetap mencuri perhatian hingga penampilan Yu Zhongli kala itu sempat disebut mampu menyaingi sang pemeran utama.

- Advertisement -

Yu Zhongli merupakan lulusan Shanghai Theatre Academy dan mulai terjun ke dunia akting pada 2023. Ia berada di bawah agensi yang sama dengan Tian Xiwei, menjadikan keduanya sebagai rekan satu naungan. Meski memiliki tinggi badan yang sama dan sama-sama mengusung citra manis, perjalanan karier Yu Zhongli terbilang lebih lambat. Sementara Tian Xiwei telah dikenal lewat sejumlah karya populer, Yu Zhongli belum pernah memimpin proyek sebagai pemeran utama, meski visual dan potensinya dinilai sangat menjanjikan.

Dalam Pursuit of Jade, terdapat tiga pasangan yang menjadi fokus cerita. Selain pasangan utama Xie Zheng dan Fan Changyu, ada pula kisah cinta penuh konflik antara Yu Qianqian dan Qi Min. Sementara itu, hubungan antara Qi Shu dan Gongsun Yin menghadirkan nuansa emosional yang berbeda. Gongsun Yin yang menyadari perbedaan status sosial mereka memilih menolak perasaan Qi Shu, menciptakan konflik yang menyayat hati. Namun, alur selanjutnya akan menampilkan fase “mengejar kembali cinta” yang sudah dinantikan para penonton.

Karakter Qi Shu juga mencuri perhatian lewat keberaniannya dalam memperjuangkan cinta. Ia bahkan rela menyamar sebagai tabib militer demi bisa mendekati orang yang ia cintai. Dalam salah satu adegan yang viral, ia tanpa sadar memperkenalkan diri dengan gaya khas bangsawan, “Ben Gong bermarga Qi.” Istilah “Ben Gong” (本宫) merupakan cara menyebut diri yang digunakan oleh perempuan bangsawan di lingkungan istana, seperti putri atau permaisuri, yang berarti “aku” dengan penekanan status kerajaan. Karena Fan Changyu tidak memahami tata krama istana, ia justru mengira “Ben Gong” adalah bagian dari nama, sehingga menyebutnya “Qi Bengong,” yang memicu momen komedi dan membuat penonton tertawa.

- Advertisement -

Meski akting Yu Zhongli mendapat banyak pujian, sorotan lain justru datang dari porsi kemunculannya di drama tersebut. Ia dan Li Qing disebut mendapatkan tambahan adegan dalam jumlah besar. Data yang beredar di kalangan netizen menunjukkan bahwa karakter Gongsun Yin memiliki sekitar 52 halaman naskah, bahkan lebih banyak dibandingkan beberapa karakter lain. Sementara itu, Qi Shu yang berstatus sebagai karakter wanita ketiga memiliki sekitar 40 halaman adegan, mendekati porsi Kong Xueer yang mencapai 48 halaman.

Tak hanya itu, pasangan Qi Shu dan Gongsun Yin juga memiliki sejumlah adegan dramatis yang mencuri perhatian, termasuk adegan ikonik seperti momen “memberi obat” yang intens saat salah satu karakter terluka. Hal ini membuat sebagian penggemar Kong Xueer dan Deng Kai merasa tidak puas karena menganggap momen-momen penting justru lebih banyak diberikan kepada karakter lain. Perdebatan pun ramai di media sosial, menambah panas diskusi seputar drama yang tengah viral ini.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments