Pursuit of Jade Bocor di China, 40 Episode Tersebar Saat Penayangan Baru 30 Episode

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama China Pursuit of Jade (逐玉) yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei tengah ramai diperbincangkan setelah seluruh episodenya bocor dan tersebar luas di berbagai situs ilegal di China di tengah penayangan.

Pada 20 Maret, drama ini masih tayang normal dan mendapatkan perhatian besar dari penonton. Namun pada 21 Maret, saat episode ke-30 dirilis, publik dikejutkan dengan beredarnya versi lengkap hingga 40 episode—termasuk ending—yang diunggah secara ilegal di internet.

- Advertisement -

Kebocoran ini terjadi dalam skala besar. Versi bajakan yang beredar sudah memuat seluruh episode, jauh lebih dulu dibanding penayangan resmi yang saat itu baru mencapai 30 episode. Hal ini memicu kekhawatiran terkait perlindungan hak cipta di industri hiburan digital.

Yang membuat situasi semakin sensitif, versi yang bocor diketahui memiliki watermark platform. Hal ini memicu dugaan bahwa sumber kebocoran berasal dari proses internal, kemungkinan di tahap peninjauan. Pursuit of Jade sendiri tayang di dua platform resmi, yakni Tencent Video dan iQIYI.

- Advertisement -

Tak hanya soal pembajakan, penonton juga menemukan perbedaan mencolok antara versi resmi dan versi bocoran. Dari hasil perbandingan, lebih dari 10 adegan penting dilaporkan tidak ada di versi resmi, termasuk adegan pertarungan utama, momen emosional penting, serta pengembangan karakter pendukung. Akibatnya, alur cerita di versi resmi terasa terpotong dan motivasi karakter menjadi kurang jelas.

Kontroversi ini pun memicu diskusi luas di kalangan penggemar, terutama terkait kualitas tayangan dan perlindungan hak cipta.

Pada 22 Maret, pihak resmi drama akhirnya merilis pernyataan tegas. Mereka menyatakan akan menyelidiki sumber kebocoran dan menindak tegas pihak yang terlibat. Pihak produksi juga menegaskan bahwa mereka tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum, termasuk tuntutan pidana dan ganti rugi atas kerugian yang ditimbulkan. Penonton juga diimbau untuk mendukung penayangan resmi dan tidak menyebarkan konten ilegal.

Dari sisi hukum, pengacara hiburan Li Zhenwu menjelaskan bahwa tindakan mengunggah atau membagikan tautan konten bajakan termasuk pelanggaran terhadap hak penyebaran melalui jaringan. Jika dilakukan untuk tujuan komersial dan dalam skala serius, pelaku dapat dijerat Pasal 217 Hukum Pidana Tiongkok tentang pelanggaran hak cipta, dengan ancaman hukuman tiga hingga sepuluh tahun penjara serta denda.

Kasus ini mengingatkan publik pada insiden serupa yang pernah terjadi pada drama fenomenal Joy of Life pada 2019, yang juga mengalami kebocoran besar-besaran dan sempat memicu perhatian luas.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments