LayarHijau.com – Tamatnya drama fenomenal Pursuit of Jade (逐玉) meninggalkan lubang besar di hati para penggemar, namun deretan proyek terbaru para bintangnya yakni Zhang Linghe, Tian Xiwei, Snow Kong, hingga Deng Kai siap menjadi obat penawar rindu. Para aktor dan aktris ini tidak butuh waktu lama untuk kembali ke lokasi syuting guna mengerjakan proyek drama China yang sudah sangat dinantikan oleh para fans.
Zhang Linghe
Overdo (這一秒過火)
Drama ini merupakan debut Zhang Linghe dalam genre Republik (era awal abad ke-20 di China). Beradu akting dengan Wang Churan, drama ini mengisahkan cinta terlarang yang sangat intens di Shanghai. Zhang Linghe memerankan Mu Rong Qing Yi, putra keluarga militer yang disiksa di rumah ayah angkatnya karena identitas yang tertukar. Menariknya, dalam beberapa foto leaked (bocoran), Zhang Linghe tampil dengan riasan yang sangat rapi. Netizen pun mulai memperdebatkan apakah tampilannya akan memicu kritik Foundation—istilah yang merujuk pada riasan wajah aktor yang dianggap terlalu tebal atau putih sehingga terlihat kurang natural di kamera—atau justru menambah karisma militernya.

The Road to Glory (歸鸞)
Diadaptasi dari novel populer di Jinjiang, drama kolosal ini disebut-sebut sebagai versi “pertukaran gender” dari Pursuit of Jade (逐玉). Zhang Linghe berperan sebagai Xiao Li, pria dari kalangan bawah yang memiliki ibu seorang mantan primadona rumah bordil. Tumbuh besar dengan merasakan pahitnya dunia, Xiao Li kemudian bertemu dengan seorang wanita bangsawan ahli strategi yang membantunya bangkit hingga menjadi penguasa di wilayah Wei Utara. Chemistry tarik-ulur antara Zhang Linghe dan Lin Yun di drama ini sangat dinantikan karena tensi romansa yang kuat.

Tian Xiwei
Genius Girlfriend (天才女友)
Kembali ke genre romansa modern, Tian Xiwei berpasangan dengan aktor Hu Yitian. Ia memerankan Lin Zhi Xia, seorang gadis dengan kecerdasan luar biasa (genius) namun sangat kaku dalam bersosialisasi. Hidupnya yang kesepian berubah total saat masuk ke sekolah menengah atas dan bertemu dengan Jiang Yu Bai (Hu Yitian), seorang murid berprestasi yang populer. Keduanya akan menunjukkan bagaimana dua orang jenius menjalin hubungan asmara yang manis dan unik.

Where the Mask Ends (嫁金釵)
Drama kolosal ini membawa Tian Xiwei ke dalam alur penuh intrik rumah tangga dan balas dendam. Ia ditantang memerankan dua karakter sekaligus: “Ah Chou”, gadis kasta rendah yang memiliki wajah serupa dengan putri bangsawan, dan si putri bangsawan itu sendiri yang berhati licik. Ah Chou terpaksa menjadi “pengantin pengganti” bagi seorang bangsawan muda bernama Lu Zhuo (diperankan oleh Yan An). Dinamika antara Tian Xiwei dan Yan An dalam poster promosi sudah membuat banyak netizen mulai menjodohkan mereka secara daring.

Kong Xueer (Snow Kong)
Burning Frost (燃霜為晝)
Dalam drama China berlatar era Republik ini, Snow Kong akhirnya resmi didapuk sebagai Pemeran Utama Wanita (Female Lead). Ia memerankan Lou Jinyu, seorang putri dari bos geng mafia yang karismatik dan berjiwa bebas. Beradu peran dengan aktor Li Jiahui yang memerankan Fu Yunzhou, Kong Xueer akan menunjukkan sisi “badass” dan pesona glamornya di tengah intrik balas dendam. Kehadiran Snow Kong di drama ini sangat dinantikan karena transformasinya yang sangat cocok dengan busana qipao klasik.

The Rebirth of the Malicious Empress of a Military Lineage (將門獨后)
Ini adalah proyek Er-da yang paling ditunggu antara Kong Xueer dan Deng Kai. Istilah Er-da sendiri sering digunakan oleh penggemar drama China untuk menyebut momen di mana dua aktor yang pernah sukses berpasangan kembali dipertemukan dalam proyek drama yang berbeda untuk kedua kalinya. Meski pemeran utamanya adalah Dylan Wang Hedi dan Meng Ziyi, peran Snow Kong sebagai Shen Yue sangat krusial. Ia memerankan adik dari karakter Meng Ziyi yang berubah menjadi antagonis karena cintanya yang bertepuk sebelah tangan pada putra mahkota.

Deng Kai
The Rebirth of the Malicious Empress of a Military Lineage (將門獨后)
Melanjutkan reuni emasnya dengan Kong Xueer, Deng Kai berperan sebagai Huangfu Hao, seorang putra mahkota dari negara musuh yang sangat ambisius dan penuh tipu daya. Hubungannya dengan karakter Shen Yue (diperankan oleh Snow Kong) didasari oleh kepentingan politik dan saling memanfaatkan, namun dinamika “pasangan murni kebencian” ini justru sangat disukai oleh para penggemar yang ingin melihat mereka kembali beradu peran.

Strange Tales from a Chinese Studio (聊齋)
Deng Kai juga mengambil bagian dalam antologi horor klasik legendaris Tiongkok. Dalam bab Xiao Xie, ia memerankan Nan Shan Weng, seorang peramal yang sangat akurat dalam prediksinya. Ia akan beradu akting dengan jajaran bintang muda seperti Wu Yuheng dan Yang Xizi dalam kisah pertemuan seorang sarjana dengan dua entitas hantu di sebuah rumah tua yang angker.

The Golden Branch (金枝)
Deng Kai menunjukkan loyalitasnya dengan tampil sebagai kameo spesial dalam drama China terbaru besutan sutradara Pursuit of Jade (逐玉). Meski detail perannya masih dirahasiakan, foto-foto yang bocor di internet menunjukkan Deng Kai mengenakan jubah mewah yang memancarkan aura bangsawan yang elegan, membuat para penggemar semakin penasaran dengan penampilannya tersebut.

Manakah dari proyek terbaru para bintang Pursuit of Jade (逐玉) ini yang paling masuk ke dalam daftar tontonan wajibmu? Apakah reuni Deng Kai dan Snow Kong, ataukah debut drama Republik Zhang Linghe?










