Terakhir diperbarui pada 27/03/2023 oleh Timotius Ari
Menurut saya, ada cara supaya penulis naskah bisa tetap menyajikan ujian cinta terhadap pasangan utama yang lebih menarik. Selain itu, buat apa fokus pada hal seperti ini jika ada masalah lain yang menarik untuk dibahas. Misalnya, konflik antara kerajaan Yongqing dan Mu’an dan penyelidikan pembantaian desa dan keluarga Li. Kenapa tidak membahas perjuangan Baoning dalam menciptakan senjata canggih dari buku? Kenapa tidak menonjolkan kecerdasan dan kekuatan pasangan Li Qian dan Bao Ning dalam memecahkan masalah yang lebih serius? Kenapa tidak lebih fokus pada kemesraan dan hubungan pasangan utama kita?
Selain itu, ada beberapa kisah lain yang juga lebih baik untuk dibahas. Misalnya pasangan Li Dong Zhi (Wang Yi Ting) dan Qing An (Li Yun Rui) dan pasangan Cao Xuan (Chen Yang) dan Bai Su (Song Xin Ran). Terakhir pasangan Dong Shan Hu (Lu Ting Yu) dan Jin Xiao (Zhang Jia Rui). Kisah ketiga pasangan ini lebih menarik dibahas dibandingkan dua karakter halu. Dan ketiga pasangan ini juga menjadi salah satu faktor kenapa saya bisa bertahan menonton hingga akhir saat cerita mulai bertele-tele.
Karena jalan ceritanya mulai berlama-lama dengan persoalan yang tidak begitu penting, akhirnya drama ini terburu-buru untuk menyelesaikan ceritanya. Hal ini menurut saya adalah sebuah ketidakadilan untuk para penonton dan terutama para penggemar Ju Jingyi dan Joseph Zeng. Setelah disiksa dan terpaksa bertahan melihat konflik halu, tiba-tiba kita disuguhkan dengan solusi yang terburu-buru. Beberapa bagian dari solusi itu terasa tidak memuaskan.
Konflik antara Qing Tai (He Yi Chen) dan para karakter utama kita, kasus pembunuhan desa Li adalah dua contoh masalah yang penyelesaiannya terasa asal-asalan. Dua masalah penting yang diselesaikan secara terburu-buru. Konflik cinta dan krisis kepercayaan antara Li Qian dan Bao Ning juga diselesaikan dengan cara yang tidak memuaskan.