LayarHijau.com— Kepopuleran Zhang Ruonan secara internasional baru-baru ini meningkat berkat perannya dalam drama The First Frost (2025). Namun, banyak yang belum mengetahui kisah di balik kesuksesannya.
Keluarga Zhang Ruonan, yang pernah menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan, menjadi latar belakang yang membentuk karakternya. Lahir pada 14 November 1996 di Yueqing, Wenzhou, Zhejiang, ia adalah anak tertua dari empat bersaudara dalam keluarga pedesaan dengan tradisi patriarki. Nama aslinya, 章若男 (Zhāng Ruònán), dipilih kakek-neneknya sebagai harapan akan kelahiran cucu laki-laki, mencerminkan nilai konservatif yang melekat pada keluarganya.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Reaksi Keluarga Terhadap Keputusannya Masuk Industri Hiburan
Awalnya, keluarga Zhang, terutama ibunya, tidak mendukung keputusannya terjun ke dunia akting. Mereka khawatir industri hiburan terlalu kompleks dan berisiko bagi anak perempuan. Namun, tekad Zhang tak goyah. Pada 2017, ia menerima tawaran bermain dalam film Cry Me a Sad River (2018) setelah fotonya sebagai model Taobao ditemukan oleh tim produksi. Perannya sebagai Gu Senxiang, karakter siswa SMA yang menjadi korban perundungan, mengubah hidupnya dan membuka mata keluarganya.
Peran Zhang Sebagai Tulang Punggung Keluarga
Sebagai anak tertua, Zhang memikul tanggung jawab finansial yang besar. Sejak kuliah di Hangzhou, ia bekerja paruh waktu sebagai model untuk membiayai kebutuhan keluarga. Setelah sukses di industri hiburan, ia menggunakan hampir seluruh penghasilannya untuk membeli rumah bagi orang tua dan memastikan adik-adiknya menyelesaikan pendidikan. Dalam acara Send a Hundred Girls Home (2023), Zhang menyatakan: “Saya belum bisa membeli rumah untuk diri sendiri karena prioritas saya adalah keluarga.”
Kondisi Keluarga Kini
Setelah kesuksesan The First Frost, kehidupan keluarga Zhang mengalami transformasi. Ibunya yang awalnya skeptis kini bangga pada pencapaian putrinya. Mereka semakin dekat, dengan Zhang rutin pulang ke kampung halaman untuk membantu orang tua dan merayakan momen penting bersama.
Karier: Dari Model Taobao ke Bintang Global
Keputusan Zhang terjun ke industri hiburan terbukti tepat. Setelah Cry Me a Sad River, ia membintangi serangkaian proyek sukses seperti:
The First Frost (2025): Perannya sebagai Wen Yifan, jurnalis berjuang melawan trauma masa lalu, mendapat pujian kritis.
A Date with the Future (2023): Drama ini menunjukkan chemistry kuat dan kemampuan akting emosionalnya.
Too Beautiful to Lie (2023): Film komedi romantis yang menunjukkan sisi jenakanya.
Pesan untuk Keluarga
Dalam wawancara, Zhang menyatakan: “Semua yang saya lakukan adalah untuk mereka. Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan saya.” Pernyataan ini menggambarkan filosofinya yang mengutamakan keluarga di atas segalanya, bahkan di tengah kesuksesan.
Sumber:
“为供弟弟读书踏入娱乐圈,抖音甜妹笑容背后是长姐如母的重担”
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


