Drama Twenty-Five, Twenty-One Picu Kontroversi Pacaran di Bawah Umur 

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Penjelasan di bawah mengandung spoiler

Drama retro Korea Selatan, Twenty-Five Twenty-One terus masuk ke dalam daftar rating nasional 10 persen. Dalam episode ke-10 yang tayang pada Minggu, karakter Nam Joo Hyuk, Back Yijin mengungkapkan rasa cintanya pada karakter, Kim Tae Ri, Na Hee-Do. Banyak netizen Korea mengungkapkan ketidaknyamanan mereka menonton pria dewasa berusia 23 tahun mengungkapkan cintanya pada siswi SMA berusia 19 tahun. 

Drama ini memang dibangun dengan percintaan yang pelan, Back Yijin akhirnya mengungkapkan rasa cintanya pada Hee-do. “Ini cinta. Aku mencintaimu! Aku tidak perlu pelangi. Tidak masalah apa yang kamu pikirkan tentang aku. Tidak masalah apa yang kamu lakukan atau bagaimana penampilanmu, aku akan tetap mencintai dirimu yang asli. Jika pengakuanku bisa membuatmu sedikit lebih bahagia, maka aku tidak punya permintaan yang lain,” kata karakter Nam Joo Hyuk. 

- Advertisement -

Dalam adegan itu, perbedaan usia di antara karakter yang mereka perankan juga ditonjolkan. Karakter Nam Joo Hyuk memakai setelan jas dan Kim Tae Ri memakai seragam sekolahnya. Banyak netizen yang kuatir jika drama itu akan berdampak negatif pada masyarakat, yaitu mendorong pacaran di bawah umur. Berbeda dengan di Indonesia, di mana fenomena pacaran di bawah umur tidak dipermasalahkan, di Korea Selatan, usia 19 tahun masih dianggap di bawah umur. Jadi anak remaja berusia 19 tahun berpacaran dengan orang yang lebih tua 3-4 tahun menimbulkan ketidaknyamanan. 

Di Theqoo, lebih dari seribu komentar membahas adegan pengakuan cinta itu. Sebagian besar menentang hal ini karena settingnya adalah percintaan anak SMA dengan orang dewasa. seorang netizen menulis,” Bayangkan jika hal ini terjadi di dunia nyata: seoang pria dewasa memakai setelah jas muncul di sekolah dan menggandeng tangan seorang siswa yang memakai seragam? Atau jika seorang siswi SMA menggandeng tangan salah seorang rekan kerjamu, mengaku jika mereka jatuh cinta. Hal ini akan menjadi berita sensasional.” 

Sedangkan yang lain menulis,” Ada masalah yang melekat dengan orang dewasa jatuh cinta dengan anak di bawah umur.” 

- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments