LayarHijau.com—Sebagai bagian dari penyidikan CMA, badan regulasi di UK untuk rencana akuisisi Activision Blizzard yang dilakukan Microsoft senilai $69 miliar, sebuah dokumen rahasia baru dari Sony PlayStation dibuka untuk umum. Menurut dokumen itu, PlayStation mungkin kehilangan haknya untuk seri game Call of Duty pada 2027. Pada saat yang sama, perusahaan itu berencana memperkenalkan generasi baru dari konsol PlayStation.
Tanggal rilis konsol itu dirahasiakan, tapi Sony berencana memperkenalkan konsol generasi baru itu setelah 2027. Kehilangan COD pasti menjadi sumber rasa frustasi yang signifikan untuk Sony. Belum diketahui apakah Sony menerima tawaran 10 tahun dari Microsoft, yang merupakan tambahan untuk kesepakatan mereka yang ada saat ini dengan Activision, tulis Gizmo China. Jika konsol baru ini dirilis pada 2028, PS5 akan memiliki siklus hidup yang bisa dibandingkan dengan konsol PlayStation lain, yang hampir mencapai 8 tahun.
Karena COD selama ini memberikan platform PlayStation manfaat eksklusif seperti akses awal, item dalam game, dan lain-lain, maka kandasnya kerja sama ini menjadi berita buruk untuk perusahaan itu. Call of Duty adalah sebuah aset yang sangat penting untuk kedua platform karena brand itu masih terjual dengan sangat baik hingga saat ini dan sepertinya tidak akan menurun penjualannya dalam waktu dekat.
Pada 2023, ada kemungkinan yang kuat jika kita akan melihat sebuah konsol baru karena Xbox dan PlayStation mungkin akan merilis model yang terupdate untuk konsol mereka saat ini. Microsoft mungkin mengembangkan seri Xbox bersama PS5 Pro atau Slim. Sony kuatir jika kehilangan Call of Duty pada 2027 akan membuat konsol baru mereka kurang diminati, yang akan menyebabkan para pengguna beralih ke Xbox, brand yang lebih ramah lingkungan.
Game ponsel yang populer, Candy Crush sekarang akan berada di tangan Xbox berkat merger Activision Blizzard King. Baik Candy Crush dan Call of Duty akan menjadi dua hal penting dari merger ini. Tapi Call of Duty menjadi faktor penting dalam konfrontasi antara Sony dan Xbox.










