Jawaban Liu Yuning Saat Ditanya Ending Drama The Prisoner of Beauty

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com — Pada malam 21 Mei, aktor sekaligus penyanyi Liu Yuning kembali menjadi perbincangan publik setelah menanggapi pertanyaan penggemar terkait kemungkinan adanya tokoh yang meninggal dalam drama The Prisoner of Beauty (折腰). Dalam siaran langsung tersebut, seorang penggemar bertanya apakah ada karakter yang tewas di akhir cerita. Namun, Liu Yuning memberikan jawaban bersifat kiasan:

“Pertanyaannya sama seperti yang tadi—ibarat kamu menyuruhku menyewa volume pertama Detective Conan, lalu langsung menunjukkan siapa pelakunya di halaman pertama.”

Drama The Prisoner of Beauty baru saja tamat pada 29 Mei. Baca bocorannya dan reaksi para penonton di China terhadap endingnya di sini.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Liu Yuning enggan memberikan bocoran jalan cerita. Ia menekankan pentingnya menjaga misteri dan kejutan dalam alur drama agar penonton dapat menikmati pengalaman menonton secara utuh.

- Advertisement -

Liu juga menyinggung maraknya peredaran naskah bocoran di internet. Ia mengaku mengetahui bahwa ada pihak-pihak yang membeli skrip drama secara daring. Menanggapi hal tersebut, ia mengatakan:

“Kalau kamu diam-diam membacanya, ya sudah. Tapi jangan disebarkan ke orang lain.”

Ia juga memperingatkan para penonton agar tidak mudah tertipu oleh promosi palsu seperti “scan QR code untuk masuk grup dan menonton versi lengkap,” yang berpotensi merupakan modus penipuan.

- Advertisement -

Namun, tanggapan Liu Yuning ini justru memicu reaksi jenaka dari netizen di Weibo. Banyak dari mereka teringat pada pernyataan serupa yang disampaikan Liu Yuning saat penayangan drama A Journey to Love (一念关山). Saat itu, ia sempat mengatakan bahwa drama tersebut memiliki akhir yang bahagia. Kenyataannya, ending drama tersebut justru sangat tragis—hampir seluruh anggota kelompok utama tewas, dan hanya satu yang selamat.

Beberapa komentar netizen yang ramai diperbincangkan antara lain:

“Jangan percaya Liu Yuning!”
“Masih ingat A Journey to Love? Katanya ending bahagia, tapi semua mati kecuali satu!”

Meskipun disampaikan dengan nada bercanda, komentar-komentar tersebut mencerminkan betapa mendalamnya kesan yang ditinggalkan oleh ending dramatis drama tersebut. Banyak penggemar yang mengaku masih “menyimpan dendam” terhadap plot twist itu, meski mereka memahami bahwa pernyataan Liu Yuning kala itu mungkin dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan cerita.

Spoiler Ending The Prisoner of Beauty Versi Novel

Peringatan: bagian berikut mengandung spoiler dari versi novel. Ending versi drama bisa saja berbeda.

Dalam versi novel, musuh terakhir yang menghadang Wei Shao dalam usahanya menaklukkan dunia adalah Liu Yan, mantan tunangan Xiao Qiao. Liu Yan bergabung dengan Su E Huang untuk melawan ekspansi kekuasaan Wei Shao. Motivasinya adalah dendam dan cinta lama yang belum padam—ia merasa bahwa Xiao Qiao, kekasih masa kecilnya, telah direbut oleh Wei Shao.

- Advertisement -

Namun, upaya perlawanan mereka berakhir sia-sia. Liu Yan dan para pengikutnya melarikan diri, tetapi akhirnya tertangkap. Dalam duel terakhir, Liu Yan kembali mengalami kekalahan.

Wei Shao kemudian secara resmi naik takhta dan menjadi kaisar. Dalam versi novel, Xiao Qiao digambarkan sebagai sosok yang melakukan transmigrasi dari masa depan, menggantikan Xiao Qiao asli yang telah meninggal.

Setelah cerita utama berakhir, terdapat beberapa bab tambahan yang menggambarkan kehidupan mereka setelahnya. Salah satu sorotan utama adalah usaha Wei Shao menunjukkan kesetiaannya kepada Xiao Qiao dengan menolak mengambil selir, termasuk menolak tawaran para pejabat istana yang ingin menjodohkan putri mereka sebagai selir kaisar—sebuah tradisi yang lazim dalam lingkungan kekaisaran.

Meskipun Xiao Qiao “hanya” memberinya seorang putri, Wei Shao tetap teguh menjaga komitmennya untuk setia pada satu wanita.

Cerita tambahan lainnya menyoroti gagasan reformasi dari Xiao Qiao, seperti usul untuk mengadakan ujian kekaisaran guna merekrut cendekiawan berbakat sebagai pejabat negara.

Poster Prisoner of Beauty

The Prisoner of Beauty

RomansaHistorisPolitik

Tanggal Rilis: 13 Mei 2025

Sutradara: Deng Kei, Gao Cong Kai

Penulis: Nan Zhen

Pemeran

Liu Yuning
Song Zuer
Xuan Lu
Liu Duan Duan

Platform

WeTV, Netflix, Tencent Video

🔎 Lihat Info Lengkap

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments