LayarHijau.com – Setelah sukses besar lewat drama The First Frost (难哄) bersama Bai Jingting yang mencetak lebih dari 14,3 miliar tayangan di paruh pertama tahun 2025, Zhang Ruonan kembali menjadi sorotan lewat proyek terbarunya. Ia kini beradu akting dengan Bai Yu dalam drama era 90-an berjudul Winter Goes and Spring Comes (冬去春来), disutradarai oleh Zheng Xiaolong—sutradara ternama di balik drama petualangan Legend of Zang Hai (藏海传).
Drama ini menarik perhatian karena disebut sebagai “drama saudari” dari Always on the Move (南来北往), drama periode yang juga disutradarai oleh Zheng Xiaolong dan dibintangi Bai Jingting, yang tayang awal 2024. Always on the Move berlatar tahun 1970-an dan mengisahkan kehidupan para petugas kereta api dalam masa awal reformasi ekonomi Tiongkok.

Meski tidak memiliki kesinambungan langsung dari sisi karakter maupun jalan cerita, Winter Goes and Spring Comes memiliki hubungan semesta dengan Always on the Move karena dikerjakan oleh tim kreatif yang sama dan mengangkat tema serupa—tentang perjuangan orang-orang biasa dalam menghadapi perubahan zaman. Bila Always on the Move menyoroti kerja kolektif dan idealisme masa lalu, Winter Goes and Spring Comes lebih menekankan pada semangat generasi 1990-an yang berani merantau dan bermimpi besar di tengah kota yang keras dan penuh tantangan.
Dalam drama ini, Zhang Ruonan memerankan karakter Zhuang Zhuang, seorang penyanyi muda yang datang ke Beijing demi mengejar impian tampil di panggung profesional. Namun kenyataan hidup membuatnya harus bertahan dengan tampil di panggung kecil dan acara keliling. Lokasi utama cerita berada di sebuah penginapan kecil bernama Dongqu Chunlai yang menjadi tempat tinggal sementara bagi para “beipiao” (perantau ibukota) yang berjuang dari nol.
Zhang tampil mencolok dalam kostum khas 90-an: rambut bergelombang, topi baret mustard, kaus putih berkerah tinggi dipadukan dengan rompi kulit vintage, rok kotak-kotak lima per delapan, serta aksesori seperti anting zamrud dan scarf polkadot. Gaya ini menuai banyak pujian dari warganet yang menyebutnya “retro manis dan sangat autentik”.

Bai Yu memerankan Xu Shengli, seorang penulis skenario muda yang gigih namun terus ditolak. Ia tampil kasual dengan kemeja denim dan gaya rambut rapi. Dalam foto dari lokasi syuting, ia dan Zhang Ruonan tampak akrab dan banyak tersenyum, mengisyaratkan hubungan dekat antara dua karakter yang sama-sama memperjuangkan mimpi mereka.

Menariknya, sebelum Bai Yu diumumkan sebagai pemeran utama pria, sempat muncul rumor bahwa Zhang Ruonan akan dipasangkan dengan aktor populer Yang Yang. Rumor ini cukup ramai di media sosial dan portal hiburan, tapi akhirnya terbantahkan saat syuting dimulai dan nama Bai Yu dikonfirmasi secara resmi.
Menurut pemberitaan Upmedia, drama Winter Goes and Spring Comes memang dirancang sebagai bagian dari rangkaian proyek bertema sosial yang menggambarkan semangat perjuangan generasi muda di era reformasi. Meski berdiri sendiri, drama ini memiliki kesamaan visi dengan Always on the Move, terutama dalam menggambarkan latar sejarah, semangat kolektif, dan kisah perantauan.
Sementara itu, The First Frost yang dibintangi Zhang Ruonan dan Bai Jingting sebelumnya telah mencapai 14,33 miliar tayangan efektif menurut data Maoyan. Drama tersebut meraih 11 kali juara harian, 2 kali juara mingguan, dan 1 kali juara bulanan. Popularitas Zhang melonjak tajam, dengan tambahan hampir 4 juta pengikut baru di seluruh platform sosial, menempatkannya sebagai salah satu “goddess drama” terbaru di Tiongkok.
Dengan kekuatan tim kreatif, tema yang menyentuh, dan suasana khas 90-an yang kental, Winter Goes and Spring Comes diprediksi akan menjadi drama populer berikutnya yang tak hanya menghibur tapi juga menyentuh hati penonton lewat kisah mimpi, kerja keras, dan solidaritas.










