LayarHijau.com – Kasus dugaan tabrak lari yang melibatkan aktris Jin Chen di Shaoxing, Zhejiang, tengah menjadi sorotan publik. Aktris tersebut diduga menabrak tembok dan rambu peringatan, kemudian mengarahkan asistennya untuk menanggung tanggung jawab atas kecelakaan tersebut. Selain itu, muncul dugaan niat untuk menipu asuransi.
Menurut informasi yang beredar, kecelakaan awalnya dicatat sebagai tanggung jawab penuh asistennya, Xu Changqing, dan pihak kepolisian setempat telah mengeluarkan surat keterangan terkait. Namun, saat proses klaim asuransi berlangsung, rekaman pengawasan menunjukkan kendaraan dikemudikan oleh Jin Chen sendiri. Kasus sempat dilaporkan ke pihak berwajib, tetapi kemudian dihentikan setelah Jin Chen menyatakan bersedia menanggung kerugian sendiri. Hingga kini, kepolisian Shaoxing belum mengeluarkan penetapan resmi mengenai tanggung jawab kecelakaan.
Pengacara ternama Zhang Qihuai memberikan pandangan profesional terkait kemungkinan konsekuensi hukum bagi Jin Chen berdasarkan skenario yang berbeda. Ia menjelaskan, jika terbukti Jin Chen melakukan tabrak lari dan mengarahkan asistennya untuk menanggung tanggung jawab, namun tidak menimbulkan kerugian signifikan, maka ia akan menghadapi sanksi administratif berupa denda, pencabutan SIM, dan kemungkinan penahanan administratif hingga 15 hari. Apabila terdapat kerugian besar atau kasusnya parah, tindakan tersebut bisa masuk kategori tindak pidana lalu lintas dengan ancaman hukuman penjara tiga hingga tujuh tahun.
Terkait dugaan penipuan asuransi, Zhang Qihuai menegaskan bahwa meski klaim tidak berhasil dicairkan, jika terbukti ada niat menipu dengan memalsukan identitas pengemudi, hal ini termasuk tindak pidana percobaan penipuan asuransi dan dapat diproses secara hukum. Selain itu, apabila kemudian terungkap adanya pengemudi dalam kondisi mabuk atau menggunakan narkoba, sanksi hukum akan bertambah berat, termasuk kemungkinan dijerat dengan tuduhan mengemudi berbahaya dan gabungan beberapa pelanggaran lainnya.
Sedangkan untuk asistennya, Zhang Qihuai menyatakan, jika Jin Chen hanya melanggar aturan administratif, maka asistennya dapat dikenakan sanksi karena menghalangi proses penyelidikan polisi; namun jika Jin Chen terjerat kasus pidana, asistennya dapat dijerat pasal pembiaran atau perlindungan pelaku, dengan ancaman hukuman hingga sepuluh tahun penjara. Semua surat keterangan awal yang didasarkan pada informasi palsu dinyatakan tidak sah dan pihak kepolisian wajib melakukan penyelidikan ulang.
Zhang Qihuai juga mengingatkan publik untuk bersikap rasional. Penyebaran rumor tanpa dasar bukan hanya membuang sumber daya publik, tetapi juga bisa menimbulkan tanggung jawab hukum atas pencemaran nama baik. Hanya pengumuman resmi dari kepolisian dan lembaga peradilan yang menjadi rujukan otoritatif terkait kasus ini.










