Daftar 10 Drama China dengan Jumlah Tonton Tertinggi di Douyin 2025, Love’s Ambition di Posisi Pertama

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Memasuki tahun 2026, publik China mulai menengok kembali drama-drama yang mendominasi sepanjang 2025. Selain rating televisi dan jumlah penayangan episode utuh di platform streaming, jumlah tontonan di Douyin kini menjadi indikator penting untuk mengukur popularitas sebuah drama di kalangan penonton luas.

Perlu dipahami bahwa angka tontonan Douyin bukanlah jumlah penonton episode penuh, melainkan akumulasi pemutaran klip pendek—termasuk potongan adegan drama, cuplikan romantis, konflik ikonik, hingga video editan penggemar—yang beredar dan diputar berulang kali di platform tersebut. Karena sifat Douyin yang sangat mengandalkan viralitas, data ini kerap mencerminkan seberapa kuat daya tarik sebuah drama di ruang publik.

Berikut adalah 10 Drama China dengan Jumlah Tontonan Douyin Tertinggi Sepanjang 2025. Shine on Me tidak masuk sepuluh besar, The First Frost berada di posisi kedua dengan hampir 250 miliar tontonan, sementara posisi puncak ditempati Love’s Ambition sebagai satu-satunya drama yang menembus angka 300 miliar.

- Advertisement -

Peringkat 10: Six Sisters — 120,1 miliar

Drama keluarga berlatar era lama Six Sisters menjadi salah satu drama dengan performa stabil di 2025. Cerita berfokus pada He Changsheng yang membawa keluarganya pindah ke Huainan, Anhui. Setelah dikaruniai enam anak perempuan, ia meninggal dunia akibat kecelakaan, meninggalkan para perempuan dalam keluarga untuk menopang rumah tangga.

Keenam saudari tersebut harus menghadapi berbagai ujian hidup—mulai dari pernikahan, pekerjaan, hingga perubahan zaman—namun tetap bersatu menghadapi pasang surut nasib. Genre drama keluarga lintas generasi memiliki basis penonton yang kuat, dan Six Sisters menunjukkan performa solid di Douyin, platform streaming, maupun televisi. Di Tencent Video, jumlah penayangan episode utuhnya bahkan menembus 1,39 miliar.

- Advertisement -

Peringkat 9: The Journey of Legend — 121 miliar

Drama kostum The Journey of Legend yang dibintangi Cheng Yi menempati posisi kesembilan. Sebelum tayang, drama ini sangat dinantikan berkat reputasi Cheng Yi lewat karya-karya kostumnya sebelumnya.

Drama ini menggabungkan konsep masuk ke dunia novel dengan genre wuxia. Namun setelah penayangan, respons penonton cenderung negatif. Banyak kritik diarahkan pada kualitas produksi, terutama kesalahan properti modern yang muncul dalam latar drama kostum, seperti naskah cetak dan alas kaki masa kini. Meski demikian, berkat popularitas Cheng Yi, drama ini tetap memicu diskusi luas di Douyin. Di Douban, skor drama ini berhenti di angka 5,9.

Peringkat 8: Deep Affection Eyes — 125,5 miliar

Secara mengejutkan, Deep Affection Eyes berhasil menembus sepuluh besar dan menjadi salah satu drama kejutan 2025. Diadaptasi dari novel populer karya Er Dong Tu Zi, drama ini awalnya tidak mendapat perhatian besar dan bahkan kalah sorotan dari drama romantis lain yang tayang di tahun yang sama.

Namun setelah tayang, respons penonton justru cukup positif. Drama ini menampilkan kisah saling menyembuhkan antara wanita dewasa yang karismatik dengan pria muda yang menyimpan luka batin. Penyutradaraan berhasil menghadirkan tarik-ulur emosional yang intens tanpa kesan berlebihan. Cerita mengikuti Ye Meng, wanita berusia 30-an yang kembali ke kampung halaman setelah mengalami kegagalan karier, lalu bertemu Li Jin Yu yang misterius. Hubungan mereka berkembang perlahan hingga sebuah cincin mengubah dinamika keduanya.

- Advertisement -

Peringkat 7: Feud — 130,7 miliar

Drama xianxia Feud yang dibintangi Bai Lu meraih posisi ketujuh dan menjadi favorit penonton Douyin. Drama ini mengusung konsep pasangan dengan hubungan penuh kebencian—menikah dan berpisah hingga tiga kali—berbeda dari kisah cinta reinkarnasi yang manis.

Alur cerita yang sarat konflik ekstrem, seperti pengganti identitas, kehilangan anak, hingga kekerasan emosional, membuat banyak adegannya viral di Douyin. Cerita berpusat pada Hua Ruyue dan Bai Jiusi, dua makhluk abadi yang berasal dari sumber yang sama, namun berbalik menjadi musuh akibat kesalahpahaman besar dan intrik tersembunyi.

Peringkat 6: This Thriving Land — 145,8 miliar

This Thriving Land menjadi proyek transformasi Yang Mi di 2025. Setelah beberapa drama sebelumnya menuai kritik, drama berlatar pedesaan ini justru tampil sebagai kejutan besar di musim panas.

Yang Mi memerankan Ning Xiu Xiu, putri orang terkaya di Desa Tian Niu yang diculik pada hari pernikahannya. Ketika ayahnya menolak menjual tanah untuk menebusnya, Xiu Xiu memutuskan hubungan keluarga dan menikah dengan pria desa yang menyelamatkannya. Drama ini menggambarkan perubahan zaman dan ketahanan hidup rakyat kecil, dengan penampilan Yang Mi yang dinilai jauh lebih membumi dan emosional. Banyak adegan dramatisnya beredar luas di Douyin.

Peringkat 5: Legend of Zang Hai — 165,1 miliar

Legend of Zang Hai yang dibintangi Xiao Zhan menjadi salah satu drama dengan pencapaian paling seimbang antara popularitas dan kualitas di 2025. Total tontonan Douyin mencapai 165 miliar, sementara penayangan episode utuh menembus 2,2 miliar—tertinggi sepanjang tahun.

Drama ini mengangkat kisah balas dendam Zang Hai dalam pusaran intrik kekuasaan. Alur ceritanya rapi, tempo stabil, dan produksi digarap dengan standar tinggi. Disutradarai oleh sutradara Empresses in the Palace, drama ini menuai pujian atas detail kostum, tata artistik, serta sinematografi. Di Douban, drama ini menutup penayangan dengan skor 7,1.

Peringkat 4: Flourished Peony — 173,8 miliar

Yang Zi kembali menunjukkan dominasinya di Douyin lewat Flourished Peony. Drama ini mengisahkan perempuan mandiri di era Dinasti Tang yang bangkit dari pernikahan gagal untuk membangun usaha bunga sendiri.

Meski sarat konflik—mulai dari mantan suami manipulatif hingga intrik karakter pendukung—drama ini tetap menjaga kualitas visual dan kekuatan cerita. Perpaduan konflik intens dan produksi berkualitas tinggi membuat banyak adegannya mudah viral dan mempertahankan popularitas tinggi sepanjang 2025.

Peringkat 3: Moonlight Mystique — 203 miliar

Drama xianxia Moonlight Mystique menembus angka 200 miliar tontonan, menjadikannya drama fantasi terpopuler di Douyin sepanjang 2025. Secara cerita, drama ini mengikuti pola klasik xianxia, namun daya tarik visual dan pesona para pemeran tetap menjadi magnet utama.

Menariknya, pasangan pendukung yang diperankan Dai Luwa dan Chang Huasen justru mencuri perhatian lebih besar di Douyin. Dinamika antara wanita iblis dan pria dari klan abadi yang perlahan jatuh ke sisi gelap menjadi favorit penonton klip pendek.

Peringkat 2: The First Frost — 249,5 miliar

The First Frost menempati posisi kedua dan menjadi drama romansa modern paling populer di 2025. Meski banyak drama manis tayang di tahun yang sama, tidak ada yang mampu melampaui pencapaiannya.

Diadaptasi dari novel Zhu Yi dan berada dalam semesta yang sama dengan Hidden Love, drama ini meraih kesuksesan di berbagai platform, termasuk Youku, Netflix, Weibo, dan Douyin. Cerita berfokus pada pertemuan kembali Wen Yifan dengan mantan teman SMA-nya, Sang Yan, yang berujung pada kisah cinta tak terduga akibat hidup bersama. Gaya penyutradaraan yang atmosferik membuat banyak adegannya menjadi klip favorit.

Peringkat 1: Love’s Ambition — 346,3 miliar

Puncak daftar ditempati Love’s Ambition yang dibintangi Zhao Lusi dan Chen Weiting. Drama ini menjadi satu-satunya judul yang berhasil menembus 300 miliar tontonan di Douyin.

Berbeda dari drama populer lain, Love’s Ambition tidak berasal dari novel super terkenal dan bukan pula produksi kostum berskala besar. Namun kekuatan cerita penuh kejutan—tentang pernikahan yang dibangun di atas kebohongan, konflik kepentingan, dan alur “mengejar kembali setelah kehilangan”—sangat cocok dengan pola konsumsi penonton Douyin. Setiap episode menghadirkan momen dramatis yang memancing rasa penasaran, membuat klip-klipnya terus beredar dan diputar ulang dalam jumlah masif.

Drama yang tayang menjelang akhir tahun seperti Shine on Me, Speed and Love, dan Sniper Butterfly tidak masuk sepuluh besar karena periode penghitungan data yang lebih singkat. Meski begitu, Speed and Love dan Sniper Butterfly tetap mencatat lebih dari 60 miliar tontonan di Douyin, sementara Shine on Me menunjukkan tren popularitas yang terus meningkat berkat klip kebersamaan Song Weilong dan Zhao Jinmai yang ramai dibagikan.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments