Ending Love Between Lines: Bagaimana Akhir Kisah Cinta Chen Xingxu dan Lu Yuxiao dan Nasib Dai Xu?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama idola Love Between Lines yang dibintangi Lu Yuxiao dan Chen Xingxu menayangkan episode terakhirnya untuk pelanggan berbayar pada 20 Januari. Di episode penutup, interaksi mesra Xiao Zhiyu (Chen Xingxu) dan Hu Xiu (Lu Yuxiao) menarik perhatian para penonton. Keduanya berciuman hingga tujuh kali serta adegan ranjang yang kembali mencuri perhatian penonton. Di sisi lain, Xiao Zhiyu akhirnya menemukan bukti kebenaran atas kasus 20 tahun lalu, membongkar kejahatan ayah tirinya sendiri, Pei Kanghua (Wang Zhifei), dan berhasil membersihkan nama ayah kandungnya, yang langsung menuai respons positif dari penonton.

Dalam cerita, Hu Xiu dan Xiao Zhiyu pertama kali bertemu lewat permainan “scripted murder game” (permainan peran memecahkan kasus pembunuhan). Bagi Xiao Zhiyu, permainan ini bukan sekadar hiburan, melainkan cara untuk melampiaskan tekanan hidup yang telah ia tanggung sejak kecil. Dua puluh tahun lalu, ayah kandungnya bekerja di sebuah perusahaan konstruksi dan dituduh lalai dalam proyek pembangunan stadion. Tuduhan tersebut berujung pada kecelakaan struktur baja yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Ayahnya kemudian tewas dengan melompat dari gedung setelah menanggung tuduhan yang tidak pernah dibuktikan kebenarannya.

Setelah tragedi itu, ibu Xiao Zhiyu menikah kembali dengan Pei Kanghua. Demi memutus kaitan dengan masa lalu dan alasan perlindungan, keputusan untuk mengganti nama Qin Xiaoyi diambil oleh sang ibu bersama ayah tirinya. Sejak saat itu, ia hidup dengan identitas baru sebagai Xiao Zhiyu.

- Advertisement -

Selama bertahun-tahun, Xiao Zhiyu meyakini bahwa ayah kandungnya hanyalah korban yang dijadikan kambing hitam. Ia terus mencari bukti untuk mengungkap kebenaran. Setelah hubungannya dengan Hu Xiu semakin stabil, Xiao Zhiyu akhirnya menemukan satu-satunya saksi kunci dari kejadian 20 tahun lalu, yaitu sopir yang mengetahui detail kasus tersebut, dan secara terbuka menyatakan konfrontasi dengan ayah tirinya.

Pei Kanghua kemudian menculik Hu Xiu dan membawanya ke sebuah gudang dengan tujuan menukar keselamatannya dengan informasi mengenai keberadaan sang sopir. Situasi semakin ekstrem ketika ia membakar gudang tersebut dan berniat menghabisi Hu Xiu. Xiao Zhiyu datang menyelamatkan Hu Xiu, dan di tengah kekacauan itu, Hu Xiu secara tidak sengaja menemukan bukti penting. Rahasia bahwa ayah Xiao Zhiyu selama ini dipaksa menanggung kesalahan Pei Kanghua ternyata disembunyikan di balik sebuah batu bata.

Setelah bukti tersebut diamankan dan diserahkan ke polisi, Xiao Zhiyu berhadapan langsung dengan Pei Kanghua untuk memastikan kebenaran kematian ayahnya. Pei Kanghua sempat bersikeras menyangkal. Namun, terungkap pesan terakhir yang dikirim dari ponsel ayah Xiao Zhiyu kepada istrinya, berisi permintaan maaf dan pesan agar anak mereka dibesarkan dengan baik. Xiao Zhiyu kemudian menyadari kejanggalan penting: meskipun Qin Xiaoyi adalah nama resminya, ayah kandungnya selalu memanggilnya dengan nama kecil “Xiao Xiao”. Fakta ini menegaskan bahwa pesan tersebut bukan ditulis oleh ayahnya, melainkan dikirim oleh Pei Kanghua menggunakan ponsel sang ayah. Pada akhirnya, Pei Kanghua dipenjara dan nama ayah Xiao Zhiyu berhasil dipulihkan.

- Advertisement -

Sementara itu, nasib karakter Pei Zhen yang diperankan Dai Xu meninggalkan kesan mendalam. Merasa bersalah atas semua perbuatan ayahnya, Pei Zhen memilih keluar dari perusahaan dan pergi ke kota lain untuk memulai hidup baru. Dalam adegan perpisahan, ia mengeluarkan plester luka pemberian Hu Xiu yang selama ini ia simpan, menatapnya berulang kali sebelum pergi, meninggalkan kesan sunyi yang membuat banyak penonton tersentuh.

Di akhir cerita, Xiao Zhiyu menyelesaikan pembangunan gedung barunya. Orang pertama yang ia ajak ke puncak gedung itu adalah Hu Xiu. Di atas atap, dengan pemandangan kota terbentang di depan mata, keduanya berpelukan erat, menutup Love Between Lines dengan akhir yang dinilai romantis dan memuaskan oleh penonton.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments