LayarHijau.com – Drama China Pursuit of Jade (逐玉) yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei masih mendominasi rating dengan total penayangan yang telah melampaui 1,8 miliar. Saat ini, drama tersebut baru mencapai episode 30.
Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler terkait alur cerita dan ending.
Namun secara mengejutkan, situs ilegal di China justru lebih dulu membocorkan 10 episode terakhir yang langsung mengarah ke ending. Kebocoran ini membuat seluruh alur cerita bagian akhir tersebar luas dan memicu kehebohan besar di kalangan penonton. Topik terkait “Pursuit of Jade bocor” dan “ending Pursuit of Jade” bahkan langsung melonjak ke peringkat teratas trending di Weibo.
Drama ini awalnya tayang dengan dua episode per hari, sebelum kemudian berubah menjadi satu episode per hari sejak tanggal 16, yang membuat rasa penasaran penonton semakin meningkat. Namun pada 21 Maret, saat episode 30 dirilis secara resmi, versi lengkap hingga episode 40 justru sudah lebih dulu beredar secara ilegal di internet.
Yang membuat situasi semakin sensitif, versi yang bocor disebut merupakan versi resmi tanpa watermark, bahkan dikaitkan dengan sumber internal platform seperti iQIYI dan Tencent Video. Hal ini memunculkan dugaan bahwa kebocoran terjadi pada tahap internal, termasuk kemungkinan saat proses peninjauan.
Tak hanya soal pembajakan, penonton juga menemukan perbedaan antara versi resmi dan versi bocoran. Setelah dibandingkan, lebih dari 10 adegan penting dilaporkan tidak muncul dalam versi tayang resmi, termasuk adegan aksi, momen emosional, hingga perkembangan karakter pendukung. Hal ini memicu kritik karena alur cerita di versi resmi dinilai terasa terpotong dan kurang jelas.
Sementara itu, berdasarkan bocoran yang beredar, ending Pursuit of Jade digambarkan berakhir dengan penyelesaian konflik besar yang telah dibangun sejak awal. Karakter utama yang diperankan Tian Xiwei dikisahkan berhasil membalas dendam atas tragedi masa lalu yang menimpa keluarganya dan memperoleh pengakuan atas perannya.
Di sisi lain, karakter yang diperankan Zhang Linghe juga mencapai posisi penting setelah konflik berakhir. Keduanya kemudian memilih meninggalkan pusat kekuasaan dan kembali menjalani kehidupan yang lebih tenang.
Konflik perebutan kekuasaan di istana juga mencapai klimaks, dengan sejumlah tokoh antagonis mengalami kejatuhan setelah rencana mereka terungkap. Beberapa di antaranya dikabarkan berakhir tragis setelah gagal merebut kekuasaan.
Menanggapi insiden ini, pada 22 Maret, akun resmi drama merilis pernyataan tegas. Pihak produksi menyatakan akan menyelidiki sumber kebocoran secara menyeluruh dan mengambil tindakan keras terhadap pihak yang terlibat. Mereka juga menegaskan akan menempuh jalur hukum, termasuk kemungkinan tuntutan pidana dan ganti rugi, serta mengimbau penonton untuk mendukung platform resmi dan tidak menyebarkan konten ilegal.
Dari sisi hukum, pengacara hiburan Li Zhenwu menjelaskan bahwa menyebarkan atau membagikan tautan konten bajakan merupakan pelanggaran langsung terhadap hak distribusi jaringan informasi. Jika dilakukan untuk keuntungan dan dalam skala besar, pelaku dapat dijerat Pasal 217 Hukum Pidana China dengan ancaman hukuman tiga hingga sepuluh tahun penjara serta denda.
Kasus ini pun dibandingkan dengan kebocoran besar drama Joy of Life pada 2019 lalu, yang juga sempat mengguncang industri hiburan China.










