LayarHijau.com – Nama Deng Kai mendadak melejit setelah penampilannya dalam drama kostum Pursuit of Jade (逐玉), yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei. Dalam drama ini, ia memerankan sosok pangeran gila Qi Min—karakter antagonis dengan pesona gelap yang justru mencuri perhatian penonton.
Berkat peran tersebut, Deng Kai mengalami lonjakan popularitas signifikan. Dalam waktu satu minggu, jumlah pengikutnya di Weibo bertambah lebih dari 500 ribu, dan namanya berkali-kali masuk daftar trending.

Menariknya, peran Qi Min sebenarnya bukanlah miliknya sejak awal. Aktor yang semula dijadwalkan memerankan karakter tersebut memilih mundur tepat sebelum syuting dimulai. Dalam kondisi mendesak, sang sutradara kemudian menunjuk Deng Kai sebagai pengganti. Ia harus mempelajari karakter dan dialog dalam waktu singkat, namun justru berhasil menghidupkan Qi Min hingga menjadi salah satu karakter paling dibicarakan.
Dalam Pursuit of Jade, Qi Min adalah putra sah dari Putra Mahkota Chengde yang tewas tragis. Setelah kematian sang ayah, situasi politik berubah drastis, memaksanya menyembunyikan identitas dan hidup sebagai putra Pangeran Changxin demi membalas dendam. Masa kecilnya yang penuh trauma—mulai dari luka bakar di Istana Timur hingga menyaksikan ibunya bunuh diri—membentuk kepribadiannya yang obsesif dan tidak stabil.
Di balik ambisi balas dendam itu, Qi Min juga memiliki sisi emosional yang kompleks. Ia berusaha mencari kembali selirnya, Yu Qianqian (Kong Xue’er), yang melarikan diri dalam keadaan mengandung anaknya. Hubungan keduanya menghadirkan dinamika intens yang menjadi salah satu daya tarik utama drama ini.
Meski durasi kemunculannya tidak terlalu banyak, Deng Kai sukses mencuri perhatian lewat penampilan berambut putih perak yang mencolok, serta ekspresi tajam penuh intrik. Detail aktingnya—mulai dari sorot mata, gerakan jakun, hingga getaran ujung jari—dinilai sangat halus dalam menggambarkan karakter yang gelap namun rapuh. Banyak penonton memuji aktingnya sebagai “pas di titik yang tepat—tidak berlebihan, tapi juga tidak datar.”
Chemistry-nya dengan Kong Xue’er juga menjadi sorotan. Adegan intim seperti mandi bersama yang disertai ciuman emosional bahkan sempat viral dan masuk trending, ikut mendorong popularitas keduanya.
Di balik kesuksesan ini, perjalanan Deng Kai di industri hiburan sebenarnya tidak mudah. Aktor berusia 31 tahun itu telah berkarier selama delapan tahun sejak debutnya pada 2018 lewat drama sejarah Secret of the Three Kingdoms (三国机密之潜龙在渊). Ia merupakan lulusan Luxun Academy of Fine Arts dan awalnya berkarier sebagai model sebelum terjun ke dunia akting.
Selama bertahun-tahun, Deng Kai lebih sering tampil sebagai pemeran pendukung dalam berbagai drama populer seperti The Blood of Youth (少年歌行), Destined (长风渡), Immortal Ascension (仙台有树), Strange Tales of Tang Palace (唐宫奇案), serta My Huckleberry Friends (暗恋橘生淮南).
Ia juga dikenal total dalam menjalani proses audisi. Saat mencoba peran di The Blood of Youth, ia bahkan sempat mencukur habis rambutnya demi karakter, meski akhirnya mendapatkan peran lain sebagai pangeran dengan kepribadian gelap.
Meski kemampuan akting dan visualnya kerap mendapat pujian, Deng Kai lama berada di posisi “drama populer, tapi aktornya tidak ikut terkenal.” Bahkan pada masa tersulit, ia dikabarkan hanya memiliki sekitar 300 yuan di rekeningnya.
Kini, kesempatan yang datang secara tak terduga lewat Pursuit of Jade justru menjadi titik balik dalam kariernya. Peran Qi Min tidak hanya memberinya popularitas luas, tetapi juga mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai aktor yang kurang dikenal, sekaligus membuka jalan menuju fase baru dalam hidupnya di industri hiburan.










