Pursuit of Jade Cetak Sejarah, Lampaui Joy of Life 2 dengan Pangsa 55,1 Persen dan Jadi Fenomena 2026

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Industri hiburan China mencatat momen bersejarah pada 2026 ketika drama kostum Pursuit of Jade (逐玉) meledak sebagai fenomena besar. Dua topik, “Pursuit of Jade melampaui Joy of Life 2” dan “pangsa pasar 55,1 persen”, langsung merajai trending di berbagai platform dengan total pembacaan harian menembus 450 juta. Drama ini menjadi pusat perhatian publik dan perbincangan luas di seluruh internet.

Berdasarkan data Yunhe, Pursuit of Jade mencatat pangsa tayang harian sebesar 55,1 persen, melampaui sekuel populer Joy of Life 2 (庆余年2) dan menempati posisi kedua dalam sejarah drama China di platform tersebut. Posisi pertama masih dipegang oleh The Knockout (狂飙) dengan angka 67,9 persen. Capaian ini sekaligus menjadi rekor popularitas drama China sepanjang 2026.

Sejak tayang perdana pada 6 Maret, Pursuit of Jade menunjukkan tren kenaikan yang konsisten. Dari pangsa awal 16,1 persen di hari pertama, angka tersebut terus melonjak hingga menembus 55,1 persen, membentuk kurva “pembuka tinggi, terus meningkat”. Popularitasnya juga terlihat dari capaian dua platform utama yang sama-sama menembus indeks 10.000, serta keberhasilannya masuk dalam daftar Netflix di luar negeri. Hal ini menandai kesuksesan besar baik di pasar domestik maupun internasional.

- Advertisement -

Keberhasilan drama ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari kualitas produksi yang solid. Berbeda dengan sebagian drama kostum lain yang cenderung mengandalkan visual berlebihan, Pursuit of Jade memilih pendekatan yang lebih detail dan relevan dengan cerita. Visualnya menghadirkan keseimbangan antara nuansa kehidupan sehari-hari dan skala besar peperangan, dengan setiap adegan digarap secara serius.

Dari sisi cerita, drama ini juga tampil berbeda. Alih-alih mengikuti pola klasik karakter pria kuat dan wanita lemah, kisahnya berfokus pada dua karakter kuat: Fan Changyu, seorang putri tukang daging, dan Xie Zheng, bangsawan yang jatuh. Hubungan mereka berkembang dari konflik pribadi menuju perjuangan yang lebih besar terkait negara dan kekuasaan. Alurnya cepat, tidak bertele-tele, memadukan romansa yang terasa alami dengan intrik politik yang intens, membuat penonton terus mengikuti tanpa jeda membosankan.

Penampilan para pemain menjadi faktor penting lainnya. Zhang Linghe berhasil menampilkan karakter Xie Zheng dengan kompleksitas emosi yang kuat, mulai dari masa penuh dendam hingga sisi lembutnya setelah menemukan pasangan hidup. Sementara itu, Tian Xiwei menunjukkan transformasi besar lewat perannya sebagai Fan Changyu, meninggalkan citra karakter manis dan tampil sebagai sosok yang tegas, berani, namun tetap hangat.

- Advertisement -

Selain pemeran utama, kehadiran Kong Xueer dan Yan Kuan turut memperkuat keseluruhan cerita. Tidak ada karakter yang terasa sekadar pelengkap, semua memiliki peran yang jelas dan mendukung perkembangan cerita secara utuh.

Kesuksesan Pursuit of Jade juga memberikan sinyal penting bagi industri hiburan. Di tengah tren produksi cepat dan dominasi popularitas instan, drama ini membuktikan bahwa kualitas cerita dan produksi tetap menjadi faktor utama. Tanpa mengandalkan promosi berlebihan, drama ini mampu meraih perhatian luas berkat kekuatan kontennya.

Di pasar internasional, drama ini juga mencatat pencapaian signifikan. Dengan pendekatan yang menggabungkan unsur budaya lokal dan standar produksi global, Pursuit of Jade berhasil menarik perhatian penonton luar negeri. Di Korea Selatan, drama ini bahkan sempat mencapai posisi kedua di peringkat Netflix, memicu diskusi hangat di kalangan penonton global.

Meski sempat menghadapi masalah kebocoran episode, antusiasme penonton tidak surut. Popularitasnya tetap stabil, bahkan permintaan untuk sekuel mulai bermunculan. Pursuit of Jade kini tidak hanya menjadi drama sukses, tetapi juga simbol bahwa karya berkualitas masih mampu mendominasi industri dan memenangkan hati penonton.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments