He Yu Ungkap Rahasia Bentuk Tubuh untuk Blossoms of Power, Harus Kurus Sekaligus Berotot

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!

LayarHijau.com – Aktor China He Yu membagikan proses transformasi fisiknya saat memerankan Pangeran Xiao Huayong dalam drama populer Blossoms of Power. Dalam wawancara terbaru bersama Sohu Entertainment, ia mengungkap tantangan terbesar justru datang dari penampilan tubuh sang karakter.

Harus Kurus, tetapi Tetap Berotot

Menurut He Yu, Xiao Huayong adalah sosok yang sengaja menampilkan citra pangeran sakit-sakitan. Namun, di balik penampilannya yang lemah, karakter tersebut sebenarnya merupakan pendekar dengan kemampuan bela diri terbaik dalam keseluruhan cerita. Karena itu, ia harus menampilkan dua kesan yang saling bertolak belakang.

(MyDramaList)

“Pertama, saya harus kurus. Xiao Huayong terlihat lemah karena penyakitnya, jadi tidak mungkin sejak awal tampil dengan tubuh penuh otot sambil mengaku sedang sakit. Itu tidak masuk akal,” kata He Yu.

Namun, ia juga tidak bisa sekadar menurunkan berat badan. Sebagai ahli bela diri terkuat dalam drama, tubuh Xiao Huayong tetap harus memperlihatkan bekas latihan dan kekuatan fisik.

“Di saat yang sama saya juga harus menambah massa otot. Itu sebenarnya hal yang cukup bertentangan,” ujarnya.

Latihan Khusus agar Garis Otot Terlihat Sempurna

Untuk mendapatkan tampilan yang diinginkan di depan kamera, He Yu menjalani persiapan khusus sebelum syuting adegan tertentu.

“Saya biasanya melakukan latihan hingga otot terpompa tepat sebelum pengambilan gambar, lalu membatasi asupan air agar garis-garis otot terlihat lebih jelas,” ungkapnya.

MyDramaList

Hasil transformasi tersebut membuat kontras penampilan Xiao Huayong menjadi salah satu hal yang paling diingat penonton. Saat mengenakan pakaian, ia terlihat seperti pangeran yang rapuh dan sering sakit. Namun ketika adegan memperlihatkan tubuhnya, otot-ototnya justru tampak jelas dan atletis.

Gestur Kecil yang Memperkuat Karakter Xiao Huayong

Selain membentuk fisik, He Yu juga merancang berbagai detail gestur untuk memperkuat kesan bahwa Xiao Huayong adalah sosok yang hidup dengan penyakit kronis.

Ia sengaja menambahkan kebiasaan memegang dahi karena menurutnya gerakan itu menjadi “ingatan tubuh” karakter saat menahan rasa sakit. Ketika berbicara tentang intrik politik, Xiao Huayong juga kerap mempertahankan sikap santai yang seolah sudah menjadi zona nyamannya.

MyDramaList

He Yu juga mendesain kebiasaan menyembunyikan kedua tangan di dalam lengan jubah pada bagian awal cerita. Menurutnya, Xiao Huayong mudah merasa kedinginan karena kondisi kesehatannya sehingga kebiasaan tersebut terlihat alami sekaligus membuatnya lebih rileks saat berakting.

Dipuji Peter Ho karena Fisik dan Ototnya

Di luar pembahasan karakter, He Yu juga mendapat pujian atas kondisi fisiknya dari aktor senior Peter Ho (He Rundong), lawan mainnya di Blossoms of Power.

MyDramaList

“Kami berlatih di gym yang sama. Peter selalu berkata, ‘Wah, Xiao Yu, ototmu bagus sekali.’ Tapi saya jelas tidak bisa dibandingkan dengannya. Ototnya jauh lebih besar,” kata He Yu sambil tertawa.

Menurutnya, tubuh Peter Ho merupakan panutan bagi para penggemar kebugaran.

“Fisik Peter benar-benar menjadi teladan bagi kami yang suka latihan. Saya sangat menghormatinya,” ujar He Yu.

Sejak Kecil Gemar Meniru Adegan Bela Diri

Dalam wawancara yang sama, He Yu juga menanggapi pujian penonton terhadap adegan aksinya yang disebut sangat mulus hingga dijuluki memiliki “bakat alami untuk bela diri”. Mendengar julukan tersebut, ia mengaku sangat senang.

Ia bercerita bahwa sejak kecil sudah gemar meniru gerakan para pendekar yang ditontonnya di televisi. Ia bahkan sering melompat-lompat di atas sofa dan meja hingga beberapa kali menjatuhkan cangkir di rumah.

“Kurasa banyak anak laki-laki yang memang menyukai dunia bela diri. Saat berhasil menampilkan adegan laga yang mengalir dan sesuai dengan karakter, rasanya benar-benar membanggakan,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *