Terakhir diperbarui pada 25/07/2019 oleh Timotius Ari
Di luar negeri film Stuber memperoleh ulasan yang kurang baik dari para kritikus film. Beberapa waktu lalu, di situs Rotten Tomatoes, film ini memperoleh skor 42% dari para kritikus film. Sedangkan para penonton memberinya rating 79%.
Tapi apakah para penonton Indonesia beranggapan sama dengan para kritikus film luar negeri? Layar Hijau mengamati ulasan para penonton Stuber di Twitter pada Kamis (25/7) malam. Hasilnya sebagian besar penonton merasa terhibur dengan film ini.
“Stuber tidak mengecewakan,” tulis seorang penonton di Twitter.
“Ini lucu, bikin ngakak. Aksi kaka iko Uwais ugaa keren,” komentar pengguna Twitter lainnya sembari mengunggah foto tiket bioskop.
Seorang penonton lain berpendapat,” Jokesnya ditebar di sepanjang film dan sebagian besar kena. Aksinya gak begitu keren, kecuali Iko Uwais. Sayang tokoh (yang diperankannya) overpowered.”
“Bisa ketawa puas juga, bikin ngakak banget tenyata stuber,” tulis salah seorang penonton.
Saat dicek beberapa penonton luar juga memberikan ulasan positif terhadap film ini di Rotten Tomatoes.
“Sangat lucu. Lebih baik dari yang saya kira. Ada chemistry yang bagus antara Kumail dan Dave,” tulis seorang penonton terverifikasi.
“Kami suka film ini. Agak mudah ditebak dan lambat pada awalnya, tapi berjalan baik dan memiliki beberapa adegan yang sangat lucu!” tulis penonton lain.
Film ini mengisahkan Stu (Kumail Nanjiani), seorang driver Uber berwatak lembut. Suatu saat dia memperoleh seorang penumpang yang ternyata detektif LAPD (Los Angeles Police Department), Vic Manning (Dave Bautista). Vic meminta bantuan Stu menjadi sopirnya dalam penyelidikan dan pencarian bandar narkoba. Vic butuh bantuan Stu karena dia baru memulihkan diri dari operasi Lasik. Akankah keduanya bisa bekerja sama dengan baik sekalipun watak keduanya bertolak belakang?
Selain Iko Uwais, film ini juga turut dibintangi Karen Gillan, Mira Sorvino dan Betty Gilpin.