Reaksi Para Penonton China Setelah Tonton Drama Dream of Chang’an

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com– Dibintangi para pemeran drama Love and Redemption, Cheng Yi dan Zhang Yuxi, drama istana China yang manis dan menegangkan Dream of Chang’an tayang saat Olimpiade Tokyo 2020 hampir berakhir. Dengan kolaborasi mereka yang sebelumnya, banyak penonton penasaran dengan chemistry pasangan utama dalam drama ini dan bertanya-tanya apakah keduanya bisa mengalahkan kesuksesan proyek mereka yang sebelumnya.

Dream of Chang’an diangkat dari novel Jian Qi Xing karya penulis Fei Hua. Drama ini bersetting pada era Dinasti Tang. Kisahnya tentang saudari kembar Cheng Ruoyun dan Qiu Yanzhi yang berhasil lolos dari kematian setelah seluruh keluarga mereka dieksekusi. Dua bersaudari itu terpisah karena mereka diadopsi dan diganti namanya oleh Ziyi Bureau dan Qiu Shiliang.

Bertahun-tahun kemudian, Kaisar Li Yan naik tahta dan bertemu Ruoyun, yang salah paham dan beranggapan jika dia adalah salah seorang yang bertanggung jawab terhadap kematian keluarganya. Sambil berjuang supaya tidak jatuh cinta padanya, dia bertemu dengan kakaknya, tapi mereka berdua tidak saling mengenali lagi dan hanya beranggapan satu sama lain adalah musuh yang harus disingkirkan.

- Advertisement -

Rating baik, tapi dipenuhi kekurangan

Setelah tayang, rating Dream of Chang’an mulai naik dari 0,2 persen menjadi 0,6 persen. Dengan rating rata-rata 0,55 persen, Dream of Chang’an memperoleh rating dengan potensi kenaikan yang lebih tinggi. Drama ini bahkan sempat mengalahkan drama You Are My Glory yang dibintangi Yang Yang dan Dilraba Dilmurat dalam ranking hottest drama di Maoyan.

Sekalipun memiliki awal yang bagus, ulasan dua episode pertama memiliki kontras yang menandakan jika rating di masa mendatang tidak stabil. Beberapa penonton memuji Dream of Chang’an sebagai drama yang layak ditonton. Tapi latar belakang cerita terkesan dikisahkan secara asal-asalan. Beberapa penonton lainnya mengkritik kekacauan dalam cerita dengan beberapa adegan berakhir dan dimulai dengan tiba-tiba. Hal ini membuat para penonton perlu berpikir dan bertanya tentang detil yang hilang.

Selain masalah produksi, akting para pemain punya ruang untuk perbaikan. Yuxi dikritik karena dia memerankan karakter yang umumnya dia perankan yaitu tokoh utama wanita yang manis dan naif. Sedangkan ekspresi Cheng Yi yang dingin dan kaku dianggap membuatnya menjadi kaisar yang tidak karismatik. Jalan cerita yang cepat membuat beberapa penonton kesulitan untuk mengikutinya. Tapi alur crita ini harusnya berkembang seiring perkembangan para karakter di dalamnya.

- Advertisement -

Sumber: jaynestars.com

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted