LayarHijau.com – Bagaimana sebenarnya akhir kisah Luan Nian dan Shang Zhi Tao dalam novel yang menjadi sumber cerita The Early Spring? Berdasarkan informasi ending novel yang beredar di Baijiahao Baidu, keduanya akhirnya kembali bersama setelah menjalani hubungan selama enam tahun, berpisah, lalu Luan Nian mengejar Shang Zhi Tao selama empat tahun hingga akhirnya mereka menikah dan memiliki seorang putri bernama Nian Tao.
Peringatan Spoiler: Artikel ini membahas ending novel secara langsung. Informasi mengenai akhir cerita berdasarkan informasi yang beredar di Baijiahao Baidu. Novel yang menjadi sumber cerita The Early Spring memiliki judul Early Spring Sunny, yang merupakan terjemahan literal dari judul novelnya, sedangkan The Early Spring merupakan judul drama adaptasinya. Karena itu, ending novel dan drama bisa saja berbeda.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Hubungan Luan Nian dan Shang Zhi Tao berlangsung secara diam-diam selama enam tahun. Di tempat kerja, Luan Nian merupakan atasannya sehingga keduanya tidak bisa menunjukkan hubungan mereka secara terbuka. Mereka bahkan harus bersikap seperti atasan dan bawahan ketika berada di kantor, sementara setelah bekerja dan pada akhir pekan, keduanya bisa menjalani kehidupan seperti pasangan pada umumnya.
Hubungan tersebut akhirnya berakhir setelah berbagai persoalan terjadi. Shang Zhi Tao kemudian memilih pergi, mengundurkan diri dan kembali ke Harbin bersama anjingnya. Namun, Luan Nian tidak menyerah. Ia menghabiskan empat tahun untuk berusaha mendapatkan Shang Zhi Tao kembali.
Luan Nian melakukan berbagai cara untuk menunjukkan keseriusannya. Ia meninggalkan sarapan di depan kantor, menunggu Shang Zhi Tao di tengah hujan, serta menulis permintaan maaf sepanjang 10.000 kata. Ia juga melakukan berbagai hal lain untuk memperbaiki hubungan mereka.
Salah satu bentuk keseriusan Luan Nian adalah membangun “Museum Ruang dan Waktu Shang Zhi Tao” di Lhasa. Museum tersebut menyimpan berbagai benda dan kenangan yang berkaitan dengan Shang Zhi Tao. Ia juga meninggalkan catatan di museum tersebut sebagai bagian dari usahanya untuk mendapatkan kembali orang yang dicintainya.
Setelah empat tahun mengejar Shang Zhi Tao, Luan Nian akhirnya berhasil mendapatkan kesempatan untuk kembali bersamanya. Keduanya kemudian menikah dan memiliki seorang putri bernama Nian Tao.
Jika dihitung sejak Shang Zhi Tao yang berusia 22 tahun pertama kali masuk Lingmei hingga akhirnya ia berdiri bersama Luan Nian dan putri mereka, perjalanan hubungan keduanya berlangsung sekitar 12 tahun.
Namun, kisah Luan Nian dan Shang Zhi Tao bukan satu-satunya hubungan yang memiliki akhir penting dalam novel tersebut.
Zang Yao merupakan perempuan yang telah mencintai Luan Nian selama sekitar 10 tahun. Ia berasal dari keluarga berada, memiliki penampilan menarik dan pernah belajar di luar negeri. Teman-temannya bahkan pernah mendorong Luan Nian untuk menikah dengannya.

Namun, bagi Luan Nian, Zang Yao hanya merupakan teman baik, seperti adik dan keluarga. Setelah menyadari bahwa Luan Nian benar-benar mencintai Shang Zhi Tao, Zang Yao memilih melepaskan perasaannya.
Ia kemudian pergi ke luar negeri, menikah dan memiliki anak. Zang Yao juga dengan tulus mendoakan kebahagiaan Luan Nian dan Shang Zhi Tao.

Sementara itu, kisah Sun Yu dan Sun Yuanzhu memiliki akhir yang jauh lebih tragis.
Sun Yu menyukai Sun Yuanzhu karena sifatnya yang lembut. Sun Yuanzhu merupakan pria berusia 26 tahun dari keluarga pedesaan yang bekerja dalam bidang penelitian dan pengembangan kendaraan otonom. Ia terlihat seperti sosok yang tenang dan dapat diandalkan.

Namun, di balik sikap tersebut, Sun Yuanzhu menanggung tekanan yang sangat besar. Ibunya menderita kanker, ayahnya sakit parah, dan adik perempuannya masih membutuhkan biaya sekolah. Ia bekerja di wilayah barat laut dan mengirim sebagian besar penghasilannya kepada keluarganya.
Sun Yu kemudian berkali-kali pergi ke wilayah barat laut untuk menemuinya. Ia berusaha mengingatkan Sun Yuanzhu agar makan dan beristirahat serta menemaninya menghadapi depresi.
Ketika Sun Yu menyatakan perasaannya, Sun Yuanzhu meminta maaf. Ia tidak berani menerima perasaan tersebut karena merasa tidak ingin menyia-nyiakan masa muda Sun Yu.
Sun Yuanzhu sebenarnya telah beberapa kali menunjukkan tanda bahwa dirinya sedang berada dalam kondisi yang sangat tertekan. Ia pernah mengatakan ingin melompat ke lautan awan. Orang-orang di sekitarnya menganggap ucapan tersebut sebagai sesuatu yang puitis, padahal sebenarnya itu merupakan tanda bahwa ia sedang meminta pertolongan.
Pada akhirnya, Sun Yuanzhu memilih mengakhiri hidupnya dengan melompat dari tempat tinggi. Shang Zhi Tao dan Sun Yu kemudian tiba di perusahaan dan menemukan tubuhnya yang ditutupi kain putih.
Sebelumnya, Sun Yuanzhu juga masih menyimpan perasaan terhadap Shang Zhi Tao. Ia bahkan pernah mengirim bunga secara anonim kepadanya selama seminggu, tetapi tidak pernah mengungkapkan perasaannya secara langsung.
Setelah kepergian Sun Yuanzhu, Sun Yu tidak menikah. Ia memilih bekerja keras di Beijing dan menjalani kehidupannya sambil tetap membawa kenangan tentang pria tersebut.
Shang Zhi Tao juga tidak melupakan Sun Yuanzhu. Buku-buku yang pernah dipinjamkan kepadanya masih disimpan dan memenuhi satu rak buku di rumahnya.

Kisah Lu Mi dan Tu Ming (nama Inggrisnya, Will) justru memiliki akhir yang lebih bahagia. Tu Ming merupakan kepala pasar China Lingmei yang berasal dari keluarga berpendidikan tinggi, sedangkan Lu Mi berasal dari keluarga yang mendapatkan kompensasi setelah penggusuran di Beijing.

Keduanya memiliki karakter yang berbeda tetapi justru saling melengkapi. Tu Ming terbuka dalam menunjukkan perasaannya dan bahkan bersedia meninggalkan pekerjaannya demi membuat hubungan mereka diketahui publik.
Lu Mi juga secara aktif memperjuangkan hubungan mereka. Meskipun orang tua Tu Ming sempat menentang hubungan tersebut, keduanya tetap bertahan dan akhirnya mendapatkan akhir bahagia.
Dalam bagian akhir cerita, Luan Nian melihat Lu Mi yang sedang hamil di koridor perusahaan dan dengan tulus bertanya, “Kamu hamil?”
Dengan demikian, ending novel yang menjadi sumber The Early Spring menghadirkan nasib yang berbeda-beda bagi para karakternya. Luan Nian dan Shang Zhi Tao akhirnya kembali bersama setelah enam tahun menjalani hubungan dan empat tahun terpisah, kemudian menikah dan memiliki seorang putri. Zang Yao menemukan kebahagiaannya sendiri, sementara Lu Mi dan Tu Ming juga mendapatkan akhir bahagia.
Di sisi lain, kisah Sun Yuanzhu menjadi salah satu bagian paling tragis karena tekanan keluarga, pekerjaan dan perasaannya yang tidak tersampaikan pada akhirnya membawanya pada keputusan untuk mengakhiri hidup.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


