Konflik Zhang Zhehan dan CAPA Memanas?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Jadi Li Xuezheng bertanya,” Jika beberapa orang China mengunjungi Kuil Yasukuni sesuai panduan buku ini, dan dituduh sebagai pengkhianat, siapa yang harus bertanggung jawab?”

“Saya meminta badan terkait untuk memperlakukan Zhang Zhehan dengan fakta dan bukti, tapi aksi saya digambarkan sebagai menutup-nutupi kesalahan Zhang Zhehan oleh beberapa pihak. Jadi tanggung jawab seperti apa yang harus ditanggung oleh China Tourism Publishing House karena buku ini?” lanjutnya.

Beberapa waktu kemudian, dia menambahkan,” Saya baru saja berkomunikasi dengan seorang pengacara, dan kami menyimpulkan jika seseorang mengunjungi Kuil Yasukuni di Jepang karena membaca buku ini, maka kerugian politik apapun yang dialami bisa dituntutkan terhadap penerbit buku itu.”

- Advertisement -

Terhadap pertanyaan Li Xuezheng ini, China Tourism Publishing House tidak merespon. Hal yang aneh lalu terjadi, beberapa netizen menemukan jika buku itu hilang dari berbagai situs e-commerce.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted