Hiasan Kepala Yang Zi dalam The Golden Hairpin Dituding Dipengaruhi Budaya Jepang 

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com–Dipenuhi kontroversi, The Golden Hairpin memperoleh halangan lain untuk tayang. Sekalipun sudah syuting selama hampir dua tahun lalu, adegan-adegan Kris Wu dalam drama itu dipotong setelah sang penyanyi menjalani sidang pengadilan terkait dugaan serangan seksual.  

Kontroversi kostum yang dipengaruhi budaya Jepang menjadi kontroversi baru yang dialami drama ini dan mempengaruhi penayangan drama itu. 

Diadaptasi dari novel online Memoir of a Lady in Waiting, The Golden Hairpin sebenarnya merupakan drama idol historis feminis yang berpusat pada karakter Yang Zi. Setelah Kris diterima sebagai pemeran utama pria, timnya memaksa kru untuk meningkatkan adegan-adegannya dan mengurangi adegan Yang Zi.  

- Advertisement -

Dengan sidang Kris Wu yang masih berlangsung, banyak netizen yang meminta tim produksi kembali ke rencana awal untuk fokus pada karakter Yang Zi. Mereka tidak peduli lagi jika tidak ada pemeran utama pria. 

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments