LayarHijau.com – Drama romantis My Page in 90s (突然的喜歡) yang dibintangi Chen Xingxu dan Wang Yuwen resmi menayangkan episode terakhirnya pada 31 Januari. Episode penutup ini langsung menjadi perbincangan hangat karena menghadirkan kisah cinta lintas waktu yang manis sekaligus menyayat hati, sebelum akhirnya ditutup dengan reuni emosional yang mengonfirmasi akhir bahagia.
Peringatan: bagian berikut mengandung spoiler.
Lin Huan’er (Wang Yuwen), perempuan dari dunia modern yang tanpa sengaja terjebak ke dalam dunia novel berlatar era 90-an, akhirnya berhasil menjalin hubungan dengan Gao Haiming (Chen Xingxu), sosok CEO dingin yang perlahan berubah karena cintanya. Namun kebahagiaan tersebut dibayangi kenyataan pahit. Lin Huan’er menyadari bahwa keberadaannya di dunia novel memiliki batas waktu, dan ia harus kembali ke dunia nyata saat pergantian milenium.
Gao Haiming sebenarnya mulai merasakan kejanggalan dan menebak bahwa perpisahan tak terhindarkan. Meski tidak mengetahui seluruh kebenaran, ia memilih untuk tidak lari dari takdir. Pada malam pergantian milenium, ia melamar Lin Huan’er di sebuah taman hiburan, tepat di depan komidi putar.
Dengan berlutut dan menahan air mata, Gao Haiming menyatakan cintanya. Lin Huan’er menangis sambil mengangguk menerima lamaran tersebut. Keduanya berciuman dengan penuh emosi di depan komidi putar, menciptakan salah satu adegan paling romantis sekaligus paling menyakitkan dalam drama ini.
Setelah lamaran, mereka menaiki komidi putar bersama. Gao Haiming memegang kamera untuk mengabadikan senyum Lin Huan’er, sementara Lin Huan’er dengan ceria memperlihatkan cincin tunangannya. Namun sebelum komidi putar menyelesaikan satu putaran penuh, Lin Huan’er tiba-tiba menghilang dan kembali ke dunia nyata. Gao Haiming hanya bisa menatap ruang kosong, menangis tersedu sambil mengucapkan pengakuan terakhirnya, “Aku mencintaimu.”
Lin Huan’er terbangun sepenuhnya di dunia modern. Di sinilah kenyataan pahit terungkap. Semua kenangan tentang Gao Haiming di dunia nyata tidak pernah ada. Sosoknya, termasuk berbagai peristiwa penting yang terjadi di dunia novel, sama sekali tidak tercatat dalam realitas. Keduanya pun terpisah di dua dunia berbeda dan hanya bisa saling merindukan.
Episode 21 hingga 24 My Page in 90s juga menyoroti upaya Lin Huan’er mengubah nasib tragis sahabatnya di dunia novel, Zhu Mengmeng (Zeng Mengxue), dan kekasihnya, polisi Hu Tiehan (Ma Sichao). Dalam alur asli novel, Hu Tiehan meninggal saat bertugas tepat sebelum hari pernikahan mereka.
Lin Huan’er berusaha keras menghindari takdir tersebut dan sempat berhasil melewati waktu kematian Hu Tiehan. Namun dunia novel menunjukkan bahwa peristiwa besar tidak bisa diubah. Saat menemani Zhu Mengmeng mencoba gaun pengantin, kabar buruk tetap datang. Hu Tiehan mengalami luka parah saat bertugas dan akhirnya meninggal dunia. Dari titik ini, Lin Huan’er menyadari bahwa tragedi besar di dunia novel bersifat mutlak, termasuk kepulangannya sendiri ke dunia nyata.
Di dunia nyata, Lin Huan’er menjalani hari-hari dengan perasaan hampa hingga suatu hari ia menerima sebuah paket berisi model pesawat. Benda itu membangkitkan kembali kenangannya bersama Gao Haiming. Ia pun segera menuju alamat pengirim paket tersebut.
Di perjalanan menuju alamat itu, Lin Huan’er melihat Zhu Mengmeng dan Hu Tiehan berjalan bersama dengan bahagia. Adegan ini terjadi di dunia nyata dan menjadi petunjuk penting bahwa garis waktu telah berubah. Berbeda dengan dunia novel yang berakhir tragis bagi pasangan tersebut, di dunia nyata Hu Tiehan hidup dan bersama Zhu Mengmeng, menandakan bahwa takdir yang terkunci di dalam novel tidak lagi mengikat realitas.
Petunjuk tersebut membuka harapan baru bagi Lin Huan’er. Pada adegan terakhir, ia akhirnya bertemu kembali dengan Gao Haiming di dunia nyata. Keduanya menangis haru sambil berpelukan dan berciuman, memastikan bahwa cinta mereka tidak berhenti di dalam halaman novel, melainkan berhasil menembus batas ruang dan waktu.
Drama ini ditutup dengan narasi penuh makna:
“Karena aku percaya, cinta adalah satu-satunya gaya tarik yang mampu melipat waktu dan ruang. Terima kasih karena kita bisa bertemu kembali.”
Dengan demikian, My Page in 90s memberikan jawaban yang jelas. Meski kisah cinta Chen Xingxu dan Wang Yuwen dipenuhi perpisahan dan luka, pada akhirnya cerita tersebut berakhir bahagia di dunia nyata, dengan cinta yang berhasil mengubah takdir semua tokohnya.










