Li Yifeng Berencana Mulai Karir di Negara Lain?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com—Aktor China, Evan Li Yifeng kehilangan karirnya di China setelah terungkap jika dia memakai jasa prostitusi beberapa kali. Kehilangan karirnya, penggemarnya dan beberapa proyek penting dalam semalam, dia dikabarkan berusaha menjual rumah mewahnya di Beijing untuk membayar hutangnya.

Aktor berusia 35 tahun itu diputuskan kontraknya oleh 13 brand global setelah skandalnya terungkap. Dia sekarang diperkirakan harus membayar jutaan yuan sebagai ganti rugi karena melanggar kontrak iklan.

Menurut beberapa sumber, Li Yifeng rupanya menghindari masyarakat dengan kembali ke kampung halamannya di Sichuan setelah itu. Dia berencana menjual rumah mewahnya di Beijing yang memiliki nilai pasar lebih dari 37 juta yuan.

- Advertisement -

Sekalipun skandal menghancurkan karirnya di China, Yifeng dikatakan masih memiliki basis penggemar yang besar di Thailand, Indonesia dan beberapa negara lain, tulis jaynestars. Para penggemar di kedua negara itu dikatakan masih menunjukkan dukungan dan kesetiaan mereka.

Manager Yifeng dikabarkan berusaha membangkitkan kembali karir Yifeng dengan menghubungi beberapa agensi di luar negeri. Beberapa agensi bahkan dikatakan menunjukkan minat mereka dan berjanji berinvestasi untuk menolong Yifeng comeback di negara lain.

Tapi masih terlalu awal untuk mengetahui apakah Yifeng akan berhasil mewujudkan hal ini. Saat ini dia dituntut oleh Shanghai Culture Communication Company karena sengketa kontrak yang meliputi drama historis Mirror: A Tale of Twin Cities. Sidang terkait sengketa ini akan digelar pada 29 November 2022 di pengadilan Shanghai.

- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted