Ending Sword Rose: Adegan Haru Picu Tangisan, Tapi Hal Ini Buat Penonton Kurang Puas

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama kriminal terbaru Sword Rose (利劍玫瑰) yang dibintangi Dilraba Dilmurat dan Jin Shijia resmi menayangkan episode terakhir pada 9 Agustus. Meski ratingnya kalah dari drama The Immortal Ascension yang dibintangi Yang Yang di slot tayang yang sama, jumlah penonton Sword Rose menembus 500 juta kali tayang—sebuah capaian yang tidak bisa dianggap remeh.

Peringatan spoiler: artikel ini mengungkap bagian akhir cerita.

Dalam drama ini, Dilraba memerankan Deng Yan, penjabat sementara kepala kantor penanggulangan perdagangan manusia di kepolisian Linshan. Ia tidak hanya memecahkan berbagai kasus hilangnya orang, tetapi juga terus mencari sahabat masa kecilnya, Lin Ran, yang hilang 24 tahun lalu.

- Advertisement -

Di akhir cerita, ibu Lin Ran, Zhang Ayi (diperankan Zhang Jianxin), belum sempat bertemu kembali dengan putrinya, sudah lebih dulu terkena Alzheimer. Ia salah mengira Deng Yan sebagai Lin Ran kecil, menyapanya penuh kasih sayang seperti saat putrinya masih sekolah. Deng Yan yang terharu tak kuasa menahan air mata, lalu berpura-pura menjadi Lin Ran dan memanggil Zhang Ayi “Mama”. Adegan ini membuat banyak penonton menangis tersedu-sedu.

Momen itu kian menyentuh ketika Deng Yan berkata ia mendapatkan nilai ujian 100, dan Zhang Ayi dengan wajah berseri memuji “Ran Ran” sambil memegang pipinya, berjanji untuk tidak berpisah lagi. Mereka pun mengaitkan kelingking dan berjanji, menciptakan salah satu adegan paling emosional di drama ini.

Selain itu, Deng Yan dan timnya akhirnya berhasil membongkar sindikat perdagangan manusia yang dipimpin Wu Bin (Feng Peng), wakil presiden Ding Shun Group. Sementara sepupunya, Ye Xiuming (Zhang Duo), tewas setelah dimanfaatkan oleh kelompok tersebut. Deng Yan akhirnya menemukan Lin Ran (Li Yangyue) yang dijual ke desa. Saat Deng Yan memanggil “Lin Ran!” dari tepi sawah, tak ada respon, sampai ia memanggil nama kecilnya “Ran Ran” dan Lin Ran menoleh dengan senyum malu—menjadi penutup kasus utama drama ini.

- Advertisement -

Sayangnya, drama ini tidak menampilkan adegan reuni Lin Ran dengan ibunya. Banyak penonton menganggap hal ini sebagai ending ‘gantung’ dan menilai drama berakhir setengah hati. Namun, sebagian lainnya menilai bahwa adegan yang dibiarkan terbuka itu justru memberi ruang bagi penonton untuk membayangkan kehangatan pertemuan ibu dan anak tersebut.

Sumber: Upmedia

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments