LayarHijau.com – Aktor Zhang Wanyi baru-baru ini membagikan pengalaman panjangnya terkait hubungan dengan agensi, sekaligus menegaskan statusnya sebagai artis mandiri. Dalam sebuah acara varietas, ia menegaskan, “Saya tidak memiliki agensi, saya bekerja secara mandiri, mengatur diri sendiri, tidak ada yang membatasi. Jika menemukan naskah yang bagus, baru saya ambil. Kalau tidak, saya tidak akan mengambilnya. Saya tidak akan asal-asalan.”
Sikap independen Zhang Wanyi ini lahir dari pengalaman sengketa kontrak dengan agensi yang pernah menaunginya. Pada 2015, Zhang Wanyi menandatangani kontrak dengan sebuah perusahaan manajemen artis, namun setahun kemudian ia mengajukan pemutusan kontrak dengan alasan agensi tidak menepati janji yang disepakati.
Pada 2017, Zhang Wanyi melalui kuasa hukumnya mengirim surat resmi meminta pemutusan kontrak. Agensi kemudian mengajukan tuntutan balik, menuntut ganti rugi sebesar 12,5 juta yuan (sekitar Rp27,5 miliar) dan biaya pengacara sekitar 110 ribu yuan (sekitar Rp242 juta).
Pengadilan tingkat pertama pada Desember 2017 memutuskan Zhang Wanyi harus membayar ganti rugi sebesar 500 ribu yuan (sekitar Rp1,1 miliar) dan biaya pengacara 100 ribu yuan (sekitar Rp220 juta). Setelah putusan tersebut berlaku, kontrak resmi dibatalkan, sehingga Zhang Wanyi bebas mengelola kariernya sendiri dan menentukan proyek yang ingin dijalani.
Sejak menjadi artis mandiri, Zhang Wanyi menegaskan komitmennya untuk hanya mengambil peran yang benar-benar sesuai prinsipnya. Keputusan ini sekaligus menjadi contoh bagi para aktor muda yang ingin menyeimbangkan kebebasan profesional dan kualitas karya.
Sumber: Sohu









