LayarHijau.com – Aktor Tiongkok Yu Menglong dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh dari sebuah gedung pada 11 September lalu dalam usia 37 tahun. Ibunya menyebut kejadian itu sebagai “kecelakaan akibat minum minuman beralkohol”, namun pernyataan tersebut belum meredam spekulasi publik mengenai penyebab kematian sang aktor. Di internet Tiongkok, berbagai teori konspirasi terus beredar dan memperkeruh suasana.
Menanggapi hal ini, agen sekaligus mantan mentor Yu Menglong, Sun Derong, menggelar doa bersama sekaligus konferensi pencarian kebenaran di Kuil Bodhisattva Ksitigarbha, Xinzhuang, pada Senin (29/9). Suasana hujan gerimis menambah kesedihan acara tersebut. Sun menghela napas seraya berkata, “Aku bisa merasakan Yu Menglong tahu bahwa aku datang untuk menuntut keadilan baginya. Bahkan hujan pun ikut turun.”
Sun Derong mengungkap bahwa ia merasa banyak halangan dalam mengungkap fakta kasus ini. “Kasus Yu Menglong seakan dipenuhi rintangan sehingga kebenaran tak bisa ditampilkan. Kita hanya disisakan begitu banyak misteri,” ujarnya. Ia menyinggung bahwa Yu mungkin mengetahui situasi keuangan yang tidak jelas di studionya dan berusaha mengumpulkan bukti, namun kemudian bisa saja terjebak dalam tragedi.
Dengan suara penuh duka, Sun bertanya, “Seorang artis yang begitu baik, aku selalu menyebutnya malaikat kebenaran, kebaikan, dan keindahan, justru meninggal dengan cara yang tidak jelas. Tak ada rekaman sedikit pun tentang detik-detik kematiannya, lalu hanya lima hari setelahnya langsung dikremasi. Apa yang sebenarnya disembunyikan?”

Sun juga menyebut bahwa Yu sempat hadir dalam mimpinya. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, ia bisa tidur hingga lima jam penuh. “Aku belum pernah punya ingatan yang begitu jelas dari sebuah mimpi. Aku rasa dia ingin aku melakukan sesuatu untuknya. Jika benar dia dipukuli sampai mati seperti rumor yang beredar, aku seharusnya mengumpulkan jiwanya agar bisa masuk ke Surga Barat dengan tenang.”
Dalam acara itu, Sun Derong juga memutar rekaman suara Yu Menglong yang memanggilnya “Ayah” sebelum wafat. Baginya, panggilan itu adalah alasan mengapa ia akan berusaha menyelesaikan setiap urusan yang mungkin masih belum tuntas. “Aku harus membantunya tanpa ragu, agar dia bisa menjadi malaikat kecilnya tanpa ada lagi rasa khawatir,” ucapnya.
Sun menambahkan bahwa dulu saat ia kembali ke Taiwan, ia bahkan mengembalikan kontrak semua delapan trainee yang ia latih, termasuk Yu Menglong. Ia sempat percaya Tianyu Media, agensi yang menaungi Yu setelah tampil di Super Boy, adalah perusahaan baik. Ia bahkan tinggal di gedung yang sama dengan para eksekutif Tianyu saat bekerja di Tiongkok. Namun kini ia merasa kecewa. “Jika saja aku tidak memilihnya, tidak melatihnya selama setahun enam bulan, atau jika dia tidak ikut Super Boy, mungkin dia masih hidup bahagia. Aku sangat menyesal.”
Ke depan, Sun berencana mengadakan acara doa besar yang bisa diikuti oleh para penggemar agar cinta Yu Menglong terus hidup dan dikenang selamanya.
Sumber: Star EBC










