Petisi Global Tuntut Investigasi Kematian Yu Menglong Peroleh 566 Ribu Tanda Tangan

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Kematian mendadak aktor China, Yu Menglong, akibat jatuh dari ketinggian, masih menimbulkan kontroversi setelah pihak berwenang menyatakan bahwa kematiannya bukan akibat tindak pidana. Publik internasional menanggapi dengan skeptis terhadap kesimpulan resmi tersebut, memicu gelombang protes dan dukungan di media sosial.

Sejumlah netizen di luar negeri kini meluncurkan petisi global “Keadilan untuk Yu Menglong” melalui platform organisasi non-pemerintah internasional, AVAAZ. Hingga pukul 15.45 waktu Taiwan pada 23 Oktober, lebih dari 566.373 orang telah menandatangani petisi ini, menuntut dilakukannya penyelidikan independen dan transparan untuk mengungkap kebenaran kematian aktor tersebut.

Petisi yang ditulis dalam bahasa Mandarin dan Inggris ini menyoroti sejumlah rekaman video yang menunjukkan bahwa kematian Yu Menglong mungkin bukan sekadar kecelakaan jatuh, melainkan juga kemungkinan terkait kekerasan atau perlakuan memaksa, seperti pemaksaan minum alkohol atau obat-obatan. Para penggagas petisi menegaskan,
“Jika fakta-fakta ini benar, kematian ini bukan hanya kesialan seorang artis, tetapi pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan keselamatan publik.”

- Advertisement -

Tuntutan dalam petisi terbagi menjadi tiga poin utama:

  • Segera lakukan penyelidikan menyeluruh, independen, dan transparan untuk mengungkap kebenaran kematian Yu Menglong.
  • Bila ditemukan fakta kriminal, tindak tegas pelaku sesuai hukum.
  • Pihak berwenang wajib meminta maaf kepada keluarga korban serta memberikan dukungan hukum dan psikologis.

Penggagas petisi juga menyerukan agar organisasi internasional seperti Human Rights Watch dan Amnesty International memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini, serta menyoroti pentingnya keselamatan dan lingkungan kerja bagi para pekerja industri hiburan.

“Mengharapkan keadilan tidak akan terjadi dengan sendirinya, perlu perjuangan bersama dari masyarakat,” tulis penggagas. Mereka mendorong publik global yang peduli hak asasi manusia dan keselamatan artis untuk bersuara, agar kebenaran tidak lagi terselimuti, dan agar Yu Menglong serta semua artis yang berjuang mengejar mimpinya dapat memperoleh penghormatan dan perlindungan yang layak.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
TAGGED:
SOURCES:SETN
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments