LayarHijau.com – Kematian mendadak aktor China Yu Menglong akibat jatuh dari gedung bulan lalu masih menyisakan tanda tanya besar. Polisi setempat menyelesaikan penyelidikan hanya dalam 24 jam dan menetapkannya sebagai “kecelakaan”, namun publik justru semakin curiga. Komentar dan unggahan di Weibo serta platform lain mulai dihapus massal, dan tiga netizen yang membahas kasus ini bahkan ditangkap dengan tuduhan “menyebarkan rumor”. Situasi ini membuat masyarakat merasa ada sesuatu yang disembunyikan, tapi juga takut untuk bersuara.
Di tengah pembungkaman tersebut, kreativitas para penggemar justru menemukan jalan. Baru-baru ini, sebuah foto pesanan makanan menjadi viral di media sosial setelah isi catatannya menyinggung langsung kasus Yu Menglong. Pesanan yang dibuat pada 13 Oktober itu berisi “ikan asam pedas tanpa duri” untuk satu orang, tapi di kolom catatan pembeli tertulis pesan yang mengejutkan:

“Tolong di Bilibili perhatikan aktor yang memerankan Bai Zhen menemukan bukti pencucian uang perusahaan lalu disiksa hingga mati, dana pensiun 80 miliar hilang, terima kasih.”

Pesan tersebut merujuk pada karakter Bai Zhen yang diperankan Yu Menglong dalam drama Eternal Love (三生三世十里桃花), salah satu peran paling ikonik dalam kariernya. Unggahan foto itu langsung menyebar luas di platform seperti Threads dan Discord, disertai komentar seperti, “Ini cara cerdas untuk bersuara,” dan “Netizen sekarang benar-benar luar biasa.”
Kasus kematian Yu Menglong sendiri sejak awal diwarnai banyak kejanggalan. Meski pihak berwenang menyebut penyebabnya adalah “jatuh setelah mabuk”, banyak hal yang belum dijelaskan, termasuk siapa yang bersamanya malam itu, rekaman CCTV, hingga latar belakang aset dan perusahaannya. Di dunia maya, topik tentang dirinya kerap disensor: tagar dihapus, hasil pencarian lenyap, dan diskusi diblokir.
Lebih dari 600 ribu pengguna internet kini telah menandatangani petisi menuntut penyelidikan ulang yang independen dan transparan. Namun hingga kini, polisi tetap mempertahankan kesimpulan awal serta menahan tiga pengguna internet yang disebut menyebarkan cerita palsu seperti “Yu dijebak dan dibunuh” atau “ibunya disekap”. Pemerintah menyebut mereka telah “menciptakan dan menyebarkan rumor” dan akan diproses sesuai hukum.
Di tengah tekanan itu, aksi diam-diam para penggemar lewat pesan di nota pesanan makanan menjadi simbol perlawanan kecil terhadap sensor ketat di dunia maya China—sebuah cara kreatif untuk menyuarakan nama Yu Menglong yang kini hampir mustahil disebutkan secara terbuka.
Namun hingga kini belum diketahui apakah ada penggemar lain yang meniru cara serupa untuk menyampaikan pesan tentang Yu Menglong. Foto pesanan makanan tersebut tetap menjadi satu-satunya bukti yang beredar luas, sekaligus menjadi simbol unik dari keberanian bersuara di tengah kebisuan yang dipaksakan.
Di Tiongkok, masyarakat memang akrab dengan layanan pesan antar makanan online seperti Meituan (美团) dan Ele.me (饿了么), yang menyediakan kolom catatan tambahan bernama 备注 (beizhu). Biasanya digunakan untuk permintaan sederhana seperti “jangan terlalu pedas” atau “tolong ketuk pintu pelan”, kolom ini kini kerap dimanfaatkan secara kreatif oleh warga untuk menyisipkan pesan-pesan halus—terutama ketika topik tertentu dibungkam di media sosial.










