LayarHijau.com – Kekhawatiran terkait keselamatan aktor Tiongkok Guo Junchen kembali menjadi sorotan publik setelah rumor kematian yang muncul pasca tragedi aktor Yu Menglong pada September lalu.

Rumor kematian Guo Junchen semakin diperkuat oleh klaim paranormal Inggris, Ty William, yang dalam siaran langsung menyatakan bahwa ia melihat melalui metode paranormal bahwa Guo Junchen telah menjadi korban pembunuhan dan kemungkinan akan menggunakan pengganti (body double). Pernyataan ini menjadi salah satu pemicu rumor kematian yang viral di media sosial.

Beberapa penggemar kemudian mencoba membantah rumor tersebut dengan memposting foto dan video Guo Junchen saat terlihat di bandara pada 5 November, mengenakan masker dan menyapa penggemar. Namun, aksi ini justru memicu teori konspirasi di kalangan netizen. Beberapa pengguna media sosial memperhatikan perbedaan wajah Guo Junchen di video bandara dengan video sebelumnya, termasuk bentuk telinga, mata, dan garis wajah, sehingga muncul spekulasi bahwa sosok di bandara mungkin pengganti (body double) atau bahwa Guo Junchen sengaja tidak melepas masker karena mengalami intimidasi atau cedera.

Kontroversi bertambah setelah posting terbaru Guo Junchen di Weibo memuat kata “好吃” (enak). Netizen mengaitkannya dengan rumor kematian Yu Menglong karena kata serupa sebelumnya pernah muncul di akun Weibo sutradara Cheng Qingsong pasca tragedi tersebut. Meski tidak ada bukti resmi bahwa kata itu memiliki arti tersembunyi, beberapa netizen menafsirkan kemunculannya sebagai pola misterius, sehingga menambah spekulasi seputar keselamatan Guo Junchen. Perlu dicatat, seluruh klaim terkait pengganti atau makna kata “好吃” adalah spekulasi netizen dan belum dikonfirmasi secara resmi.

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Guo Junchen terkait rumor dan kontroversi ini. Kasus ini menjadi sorotan publik tidak hanya karena rumor kematian, tetapi juga karena munculnya teori konspirasi yang menyinggung dugaan penggunaan pengganti dan potensi bahaya di balik industri hiburan Tiongkok.










