LayarHijau.com – Solidaritas kemanusiaan terus mengalir deras dari dunia hiburan Tiongkok dan Hong Kong pasca bencana kebakaran hebat yang melanda Hong Kong. Sejumlah besar selebritas ternama kembali menyumbangkan dana bantuan untuk membantu para korban dan upaya rekonstruksi pasca-bencana.
Berdasarkan laporan media pada 29 November, beberapa artis yang baru-baru ini tercatat memberikan donasi adalah Cheng Yi, Yang Yang, Joseph Zeng, Victoria Song, Meng Ziyi, dan Yimeng Ling. Mereka menyumbang melalui China Social Assistance Foundation. Selain itu, Li Hao menyumbang melalui Amity Foundation. Aktris Zhu Xudan menyumbang 300.000 Yuan untuk suplai material, konseling psikologis, dan bantuan darurat. Pasangan Mark Chao dan Gao Yuanyuan, bersama Hu Yanbin, Shan Yichun, dan Hu Ge menyumbang melalui China Charity Federation. Terakhir, Bai Jingting dan Ma Li masing-masing menyumbang 1 juta Yuan melalui China Social Assistance Foundation. Zhao Lusi juga tercatat menyumbang 1 juta Yuan melalui Sichuan Charity Federation.
Data Sumbangan Sebelumnya (28 November)
Sebelumnya, pada 28 November, gelombang donasi besar sudah datang dari puluhan selebritas, yang dijuluki ‘Dukungan dari Delapan Penjuru Mata Angin’. Para donatur tersebut meliputi: Lay Zhang, Yang Zi, Xiao Zhan, Zhu Yilong, Leo Wu, Tan Songyun, JJ Lin, Wang Yibo, Jackson Yee, Roy Wang, Hua Chenyu, Jane Zhang, Tan Jianci, Hou Minghao, Cheng Yi, Meng Ziyi, Yang Yang, Victoria Song, Zhao Lusi, Joseph Zeng, Li Yunrui, Wang Jiaer, Wu Xuanyi, Angelababy, Zhou Shen, Cecilia Cheung, pasangan Zhang Jie dan Xie Na, dan Liu Yuning. Sebagian besar dari mereka menyumbang 1 juta Yuan, dengan Meng Ziyi dan Li Yunrui menyumbang 500 ribu Yuan, dan Victoria Song serta Wu Xuanyi menyumbang 600 ribu Yuan. Sementara itu, Angelababy dan Cecilia Cheung tercatat menyumbang 1 juta Dolar Hong Kong.
Kronologi Bencana Kebakaran Hong Kong
Kebakaran dahsyat yang memicu gelombang bantuan ini terjadi di kompleks permukiman, salah satunya di Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, yang dimulai pada hari Rabu, 26 November 2025, sekitar pukul 14.51 waktu setempat. Api dengan cepat membesar dan menjadi peristiwa kebakaran terburuk yang melanda kota itu dalam beberapa dekade.
Penyebaran api yang sangat cepat dan ganas diduga dipicu oleh material perancah bambu yang sedang digunakan untuk perbaikan eksterior gedung, bersama dengan jaring konstruksi hijau yang membungkus blok apartemen. Material busa polistirena (styrofoam) di dalam bangunan dan sekitar jendela juga diduga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api melalui koridor dan membakar unit-unit apartemen lainnya. Otoritas setempat bahkan sempat melaporkan bahwa alarm kebakaran di kompleks apartemen tersebut tidak berfungsi dengan baik, yang diyakini menjadi salah satu penyebab tingginya jumlah korban.
Kondisi Terkini
Hingga Jumat, 28 November 2025, otoritas Hong Kong melaporkan bahwa puluhan orang tewas (laporan awal mencatat 94 orang, beberapa sumber menyebut hingga 128 orang) dan ratusan orang lainnya masih dinyatakan hilang. Lebih dari 140 mobil pemadam kebakaran dan ratusan petugas dikerahkan untuk upaya pemadaman dan penyelamatan. Tragedi ini telah memicu penyelidikan ketat terhadap standar keselamatan, khususnya praktik hunian berdensitas tinggi dan sistem renovasi di kota tersebut. Banyak warga terpaksa mengungsi di pusat-pusat komunitas.
Daftar selebritas yang menyumbang untuk korban bencana ini hingga saat ini masih terus bertambah, menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian yang mendalam dari komunitas hiburan terhadap sesama yang tertimpa musibah.










